RELUNG.ID- Rumah tangga Pinkan Mambo dan Arya Khan kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, Pinkan secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya hingga melayangkan permintaan cerai kepada sang suami.
Mantan personel Ratu tersebut mengaku merasa dibohongi selama berbulan-bulan terkait persoalan keuangan dalam rumah tangga mereka.
Pemicu konflik disebut bermula dari tindakan Arya Khan yang diduga menggunakan uang hasil endorsement Pinkan untuk membangun sebuah rumah di kawasan Sepatan, Tangerang, tanpa sepengetahuannya.
Persoalan ini mencuat ke publik setelah Pinkan meluapkan emosinya melalui siaran langsung di TikTok.
“Kamu bangun rumah itu diam-diam sama aku?” ujar Pinkan dalam potongan video yang beredar, Selasa (21/4/2026).
Diketahui, pembangunan rumah tersebut telah berjalan cukup lama di atas tanah milik orang tua Arya. Hal ini membuat Pinkan merasa terpukul karena tidak pernah dilibatkan dalam keputusan tersebut.
Menanggapi hal itu, Arya Khan menyebut rumah yang dibangun juga diperuntukkan bagi mereka berdua.
“Sekarang aku bangun ini bukan buat pribadi, tapi buat kamu juga,” jelas Arya.
Namun, Pinkan tetap menilai masalah utama bukan hanya soal penggunaan uang, melainkan kurangnya keterbukaan dalam hubungan.
“Mana ada suami bangun rumah tanpa izin istri. Selama berbulan-bulan aku dibohongin, tiba-tiba rumah itu sudah jadi,” tegasnya.
Ketegangan semakin memuncak ketika Pinkan menilai Arya terlalu dominan dalam mengambil keputusan, baik dalam rumah tangga maupun bisnis bersama.
“Kok kamu maksa, berarti kamu bos aku pembantu. Nggak mau tinggal di situ, aku mau cerai karena kamu nggak pernah menghargai aku,” ujarnya.
Arya sempat mencoba menawarkan solusi dengan mencari alternatif tempat tinggal lain, namun hal tersebut tidak meredakan kekecewaan Pinkan.
Konflik finansial memang bukan hal baru bagi pasangan yang menikah secara siri pada Desember 2023 itu. Sebelumnya, hubungan mereka juga sempat dikabarkan goyah akibat perbedaan gaya hidup dan beban biaya tempat tinggal.
Hingga kini, polemik rumah tangga keduanya masih terus menjadi perhatian publik.[YKP]

