RELUNG.ID — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendukung penuh wacana libur sekolah selama bulan Ramadan yang saat ini tengah dikaji oleh Kementerian Agama (Kemenag).
Menurut Ashari Tambunan, anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB, liburan ini dapat dimanfaatkan untuk kegiatan positif berbasis komunitas di lingkungan masing-masing.
Ashari menilai kebijakan ini dapat membantu peserta didik menjalankan ibadah puasa dengan lebih khusyuk di bawah pengawasan orang tua.
Selain itu, beberapa manfaat yang disebutkan adalah:
1. Mengisi Waktu dengan Kegiatan Religius
Peserta didik dapat mengikuti tadarus, kajian agama, pesantren kilat, dan buka bersama di masjid atau musala setempat.
Kegiatan ini diyakini mampu membangun kebersamaan dan memperkuat kesetiakawanan sosial di lingkungan sekitar.
2. Mengurangi Intensitas Anak di Luar Rumah
Liburan Ramadan memberikan ketenangan bagi orang tua karena anak-anak lebih terpantau dan tidak terlalu sering beraktivitas di luar rumah.
3. Pendidikan Tidak Terabaikan
Sekolah tetap dapat memberikan tugas belajar secara daring, sehingga proses pembelajaran tetap berjalan meski peserta didik libur.
Ashari menyebut bahwa wacana ini bukanlah hal baru. Kebijakan serupa pernah diterapkan di era Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan bahkan pada masa Presiden Soeharto.
Ashari juga mengusulkan agar Kemenag menggandeng Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk menyelenggarakan kegiatan bermanfaat bagi anak-anak usia sekolah, seperti pesantren kilat, salat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, kegiatan berbagi selama Ramadan.[TRA]

