Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»PKK Palembang Gaungkan “Rempah Bangkit”, Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga Lewat Warisan Leluhur
Regional

PKK Palembang Gaungkan “Rempah Bangkit”, Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga Lewat Warisan Leluhur

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda25/10/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ketua TP PKK Kota Palembang Dewi Sastrani Ratu Dewa mengahadiri Festival Rempah Sumsel 2025. (Foto: Istimewa/Kominfo Palembang)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Rempah bukan sekadar bumbu dapur — di tangan ibu-ibu PKK, rempah menjadi simbol kebangkitan ekonomi keluarga. Pesan itulah yang mengemuka dalam Festival Rempah Sumsel 2025 yang digelar di halaman PTC Mal Palembang, Jumat (24/10/2025).

Acara yang dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Ketua TP PKK Sumsel Feby Herman Deru itu menghadirkan ragam produk olahan berbasis rempah dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

Turut hadir pula Ketua TP PKK Kota Palembang Dewi Sastrani Ratu Dewa, yang datang memberikan dukungan sekaligus semangat bagi para pelaku UMKM perempuan.

“Festival ini menjadi momentum penting bagi kita, terutama kaum ibu, untuk menunjukkan bahwa kreativitas bisa lahir dari warisan leluhur. Rempah bukan hanya kekayaan alam, tapi juga pintu menuju kemandirian ekonomi keluarga,” ujar Dewi.

Dewi Sastrani menyebut, Festival Rempah Sumsel menjadi ruang kolaborasi penting antara pemerintah, PKK, dan pelaku UMKM. Ia menegaskan komitmen PKK Palembang untuk terus mendampingi masyarakat dalam menciptakan produk unggulan berbasis rempah.

“Kami ingin produk olahan masyarakat Palembang tak hanya berhenti di pameran. Kami dorong mereka naik kelas, bisa menembus pasar nasional hingga ekspor,” ungkapnya.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda tahunan, sehingga tidak hanya memperkuat branding Sumsel sebagai “Tanah Kaya Rempah”, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga yang berkelanjutan.

“Festival ini luar biasa, dan semoga terus dilanjutkan agar semakin banyak keluarga yang berdaya lewat produk rempah,” katanya.

Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa Sumatera Selatan memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor ekonomi berbasis rempah.

“Festival ini bukan sekadar ajang pameran, tetapi wadah pembinaan dan pemasaran. Kita ingin rempah menjadi identitas dan kebanggaan masyarakat Sumsel,” katanya.

Menurutnya, Sumsel memiliki sejarah panjang dalam perdagangan rempah. Kini, melalui kreativitas tangan-tangan perempuan PKK, rempah dapat diolah menjadi produk modern bernilai ekonomi tinggi — mulai dari kuliner, aromaterapi, hingga kosmetik alami.

“Rempah menjadi daya tarik dunia sejak berabad-abad lalu. Kini waktunya Sumsel mengembalikan kejayaan itu lewat inovasi produk kreatif,” tambahnya.

Festival Rempah Sumsel 2025 menunjukkan bagaimana PKK kini bukan hanya organisasi pemberdayaan keluarga, tetapi juga motor penggerak ekonomi lokal. Lewat sentuhan tangan para perempuan, rempah kembali punya makna strategis — bukan sekadar bahan dapur, melainkan komoditas masa depan.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan kolaborasi lintas sektor, Sumsel tampak semakin siap membawa cita rasa khas Nusantara ke panggung dunia.

“Rempah adalah warisan, tapi juga masa depan. Melalui kreativitas ibu-ibu PKK, warisan ini bisa menjadi jalan menuju kemandirian ekonomi dan kebanggaan daerah,” tutup Dewi Sastrani.[THQ]

Palembang Pemkot Palembang PKK
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSumsel Incar Efisiensi Investasi: Tekan ICOR demi Lompatan Ekonomi 8 Persen
Next Article Soal Pelatih Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Buka Suara
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20264 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Regional

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,934 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,804 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,777 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?