RELUNG.ID – Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) berkapasitas 12.000 watt resmi beroperasi di Dusun Rantau Dedap, Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
PLTMH ini kini menerangi 44 rumah warga, menjadi salah satu proyek unggulan dalam program Desa Energi Berdikari (DEB) yang digagas PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit III Plaju sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) Pertamina.
Turbin pembangkit ini memanfaatkan aliran air dari Danau Deduhuk dan menjadi PLTMH dengan kapasitas terbesar dalam portofolio DEB Pertamina. Sebelumnya, program serupa telah dilakukan di Dusun Saruan, Desa Merbau, Kabupaten OKU Selatan, yang mulai beroperasi pada 2017 dengan kapasitas 10 kW untuk menerangi 33 rumah warga.
Program elektrifikasi berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) ini diperluas ke Dusun Rantau Dedap dengan peningkatan kapasitas secara bertahap. Kilang Pertamina Plaju memperbaiki sistem kelistrikan yang sebelumnya dibangun secara mandiri oleh warga, termasuk pembangunan power house, penggantian kabel, dan sistem transmisi yang lebih aman.
Hingga kini, total kapasitas PLTMH di Rantau Dedap mencapai 18 kW, terdiri dari tiga turbin dengan daya masing-masing 10 kW, 5 kW, dan 3 kW. Sebanyak 53 keluarga telah merasakan manfaat dari listrik yang dihasilkan secara aman dan stabil.
Area Manager Communication, Relations & CSR RU III PT KPI, Siti Rachmi Indahsari, menyatakan bahwa pembangunan PLTMH ini merupakan upaya nyata Pertamina dalam mendukung penggunaan energi bersih yang berkelanjutan sekaligus memberdayakan masyarakat lokal.
“Mimpi kita adalah menerangi harapan masyarakat. Dengan PLTMH ini, warga bisa mengakses dunia yang lebih luas dan menggerakkan roda perekonomian di desa,” ujar Rachmi.
Stabilitas listrik membuka peluang ekonomi baru, seperti pengolahan kopi lokal Semende yang telah dikenal di level nasional, serta usaha hortikultura yang memanfaatkan akses energi untuk meningkatkan nilai tambah produk.
Program Desa Energi Berdikari ini juga merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
“Melalui energi terbarukan, kami tidak hanya meningkatkan akses energi bersih bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada kelestarian lingkungan dan pemberdayaan komunitas lokal,” tambah Rachmi.
Dengan langkah ini, Pertamina berupaya menghadirkan energi berkelanjutan yang mendukung pertumbuhan ekonomi desa sekaligus menjaga keseimbangan alam.[AYK]

