Menjelang Pemilu 2024, Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel melakukan kunjungan ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel.
Kunjungan tersebut untuk memastikan progres perkembangan pemilu 2024 yang dilakukan oleh KPU Sumsel.
Baca Juga: Xiaomi 13 Lite Bakal Diluncurkan, Ini Bocoran Spesifikasinya
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Albertus Rachmat Wibowo mengatakan, kunjungan ini merupakan kunjungan perkenalan sehingga tentunya bukan kunjungan terakhir terutama menjelang Pemilu 2024. Dia mengapresiasi kerja dari KPU Sumsel, karena indeks pemilu yang diukur beberapa dimensi, menempatkan Sumsel sebagai terbaik nomor 2 hingga nomor 5 se Indonesia dalam penyelenggaran Pemilu.
“Kita tentunya harus mempertahankan kondisi ini,” katanya, Rabu (11/1).
Dia menjelaskan, berdasarkan peta tingkat kerawanan Pemilu 2024, Sumsel masuk dalam kategorei provinsi dengan tingkat kerawanan sedang. Menurutnya, kalaupun ada perseteruan tidak terlalu rawan. Dibandingkan, Provinsi Jambi, yang jauh dibawah Sumsel.
“Sumsel ini juga diketahui memiliki angka partisipasi pemilu yang tinggi. Artinya telah memenuhi target. Karena itu ini harus dipertahankan,” ujarnya.
Untuk internal pengamanan. Sejauh ini, Polda Sumsel sudah ada ketentuan.dan pihaknya juga memiliki sebanyak 14.667 personel. Kapolda juga menjelaskan, meski ada suksesi pemilihan komisioner KPU Sumsel pada Oktober 2023 mendatang, dia yakin pesta demokrasi akan berjalan dengan lancar.
“Lomisioner KPU yang ada saat ini sudah mempersiapkan semuanya secara matang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Sumsel, Amrah Muslimin mengatakan, komisioner KPU saat ini merupakan komisioner pada 1 periode. Artinya dalam proses tahapan habis waktu. Nantinya, semua komisioner dapat mengikuti kembali seleksi KPU Provinsi.
“Seleksi dilaksanakan pada bulan Aguatus 2023 mendatang. Dan sesuai tahapan pada tanggal 11 November 2023, yang terpilih akan dilantik,” katanya.
Meski demikian, saat ini masih dilakukan Judicial Review tentang pengajuan perpanjangan masa kerja KPU se Indonesia, mengingat dekatnya Pemilu 2024 mendatang.
“Judisial review ini masih tengah proses di Mahkamah Konstitusi (MK),” ujarnya.
“Untuk progres pemilu sendiri, nantinya akan dilakukan verifikasi partai politik sudah dilaksanakan pada tanggal 14 Desember 2023,” pungkasnya.
