RELUNG.ID – Mengantisipasi maraknya aksi pencurian buah kopi jelang musim panen, jajaran Polres Pagar Alam mulai mengintensifkan patroli ke kawasan perkebunan milik warga. Langkah ini juga sebagai respons atas keluhan masyarakat yang resah dengan meningkatnya tindak kriminal di kebun-kebun kopi.
Kabag Ops Polres Pagar Alam, Kompol Herry Widodo mengatakan, kegiatan patroli ini dimaksudkan untuk memberikan rasa aman kepada petani sekaligus sebagai bentuk peringatan kepada pelaku kejahatan.
“Hari ini personel Polsek di masing-masing wilayah kami minta untuk melaksanakan patroli sambang ke kebun-kebun kopi warga. Ini penting sebagai respons kami terhadap keluhan warga soal pencurian buah kopi,” ujarnya, Rabu (14/5/2025).
Kompol Herry juga mengimbau masyarakat untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling), baik di kawasan perkampungan maupun area perkebunan, terutama menjelang masa panen kopi.
“Siskamling penting untuk kembali digiatkan agar meminimalisir ruang gerak pelaku kriminal. Kami dari kepolisian siap berkolaborasi menjaga keamanan,” tambahnya.
Peningkatan kasus pencurian buah kopi di Pagar Alam diduga kuat dipicu melonjaknya harga jual biji kopi dalam dua tahun terakhir. Kondisi ini membuat para pelaku nekat, bahkan berani mencuri buah kopi langsung dari batangnya meskipun kebun dijaga oleh pemiliknya.
“Kejadian di kampung kami beberapa hari lalu, pencuri menyerang pemilik kebun dengan senjata tajam karena ketahuan saat mencuri. Untungnya warga lain cepat datang membantu,” ungkap Yandi, warga Kecamatan Dempo Selatan, Kamis (15/5/2025). (TFK)

