RELUNG.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya membangun generasi emas Indonesia melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam pidato Rancangan Undang-Undang APBN dan Nota Keuangan pada Sidang Tahunan MPR, Jumat (14/8/2025), Prabowo menyebut anggaran MBG tahun 2026 mencapai Rp 335 triliun.
“Alokasi anggaran untuk MBG tahun 2026 kita alokasikan sebesar Rp 335 triliun,” kata Prabowo.
Menurutnya, salah satu kunci lahirnya generasi unggul adalah kesehatan. Karena itu, program MBG menjadi instrumen penting untuk memastikan kebutuhan gizi anak-anak Indonesia tercukupi.
“Kita hilangkan stunting dalam waktu yang secepat-cepatnya,” tegasnya.
Prabowo menjelaskan, program MBG telah berjalan di seluruh provinsi dan terus diperluas hingga pelosok tanah air. Pada 2026, MBG ditargetkan menjangkau 82,9 juta penerima yang terdiri dari siswa sekolah, ibu hamil, dan balita.
“Ke depan, program ini akan efektif memberi manfaat lebih luas dan optimal bagi masyarakat, MBG meningkatkan kualitas gizi anak-anak kita, kualitas SDM masa depan Indonesia, dan juga memberdayakan UMKM serta ekonomi lokal,” jelasnya.
Tak hanya soal gizi, Prabowo menegaskan bahwa program ini memberi efek berantai pada perekonomian. MBG diproyeksikan menciptakan ratusan ribu lapangan kerja baru sekaligus membuka peluang bagi jutaan petani, nelayan, peternak, dan pelaku UMKM untuk terlibat dalam rantai pasok.
“Menciptakan ratusan ribu lapangan kerja baru dan memberdayakan jutaan petani, nelayan, peternak, dan pelaku UMKM,” tutur Prabowo.[THQ]

