RELUNG.ID – Tidak memiliki keturunan dikarenakan dampak dari sperma tidak masuk ke dalam indung telur saat berhubungan intim. Hal itu tentunya berdampak tidak terjadi pembuahan dan wanita sulit hamil.
Dilansir dari SehatQ ini 3 penyebab sperma tidak bisa masuk ke indung telur. Simak dibawah ini :
1. Kurangnya jumlah sperma pada air mani
Sperma sedikit bisa jadi penyebab sperma tidak masuk ke indung telur. Untuk bisa menciptakan kehamilan, hanya diperlukan satu sperma dan satu sel telur untuk dibuahi. Namun faktanya, supaya pembuahan bisa terjadi, puluhan juta sel sperma bisa saja mati saat menuju ke proses ini.
Semakin banyak jumlah sel sperma, semakin tinggi pula kemungkinan sel sperma yang dapat bertahan untuk membuahi sel telur. Air mani yang sehat mengandung setidaknya 40 juta hingga 300 juta sperma per mililiter. Selain itu, sperma encer juga menandakan konsentrasi sel reproduksi pria tersebut sedikit sehingga kecil kemungkinannya untuk bisa menembus sel telur.
Baca Juga: Ini 7 Manfaat Masker Tomat, Kalian Harus Coba
2. Pergerakan sperma kurang lincah
Sperma harus mampu bergerak dan berenang melalui saluran vagina hingga menuju saluran tuba falopi sampai akhirnya bertemu sel telur agar terjadi kehamilan.
Sperma yang tidak dapat bergerak dengan lincah tentu akan sulit untuk berenang menuju sel telur. Kemampuan gerak sperma ini disebut dengan motilitas.
Air mani yang sehat mempunyai setidaknya 40 persen sperma dengan motilitas baik. Jika jumlahnya di bawah itu, kemungkinan Anda mengalami kelainan sperma yang disebut asthenozoospermia.
Baca Juga: Catat! Ini Cara Membedakan Sperma Sehat atau Tidak
3. Bentuk sperma abnormal
Sperma yang memiliki bentuk tidak normal akan sulit bergerak menuju indung telur untuk membuahi sel telur. Struktur atau bentuk sperma yang normal memiliki kepala oval dan ekor panjang.
Keduanya bekerja sama untuk mempermudah sperma mendorong dan bergerak naik. Struktur yang tidak normal dapat membuatnya lebih sulit bergerak dan menjadi penyebab sperma tidak masuk ke indung telur.

