RELUNG.ID – Sebanyak dua model SUV yaitu Toyota Daihatsu Rocky dan Toyota Raize terpaksa dihentikan produksinya.
Hal ini menyusul dugaan skandal manipulasi pengujian keselamatan kendaraan.
Penyelidikan independen juga telah dilakukan hampir delapan bulan yang mengungkapkan adanya cacat emisi dan data lingkungan lainnya.
Baca Juga: Tecno Perkenalkan Spark 20 Pro+, Ponsel Canggih dengan Layar AMOLED 120Hz dan Kamera 108MP
Kini, anak perusahaan Toyota, Daihatsu Motor, mengumumkan rencananya untuk menghentikan pengiriman semua mobil yang diproduksi di dalam dan luar Jepang.
Bahkan, Presiden Daihatsu, Soichiro Okudaira, telah secara resmi melaporkan hasil temuan panel independen kepada Kementerian Transportasi di Tokyo.
Tak hanya dua model SUV, skandal ini melibatkan lebih dari enam model Daihatsu yang telah diidentifikasi sebagai terlibat dalam manipulasi tes keselamatan.
Baca Juga: Ucapkan Kalimat Syahadat, Denny Sumargo Masuk Islam?
Panel independen yang ditunjuk oleh perusahaan telah mengungkapkan kekurangan dalam uji keamanan tabrakan samping untuk empat model yang sebelumnya ditujukan untuk pasar luar negeri.
Sejak pengumuman ini pada bulan April, Daihatsu telah membentuk panel independen untuk menyelidiki lebih lanjut.
Sebagai tindak lanjut terhadap temuan ini, Daihatsu Motor akan menghentikan sementara semua jalur produksi hingga masalah keselamatan ini dapat diatasi sepenuhnya.
Baca Juga: Ini 3 Lokasi Dicurigai Keberadaan Road Poneglyph
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kebutuhan untuk memastikan keamanan dan kualitas kendaraan sebelum kembali memasarkan produk-produknya.
Daihatsu, yang merupakan pemimpin industri dalam produksi mobil mini kei, jarang sekali menghentikan sementara sebagian besar produksinya.
Langkah ini diharapkan memberikan waktu dan ruang bagi perusahaan untuk menangani kekurangan dalam proses keselamatan dan memastikan bahwa setiap kendaraan yang diproduksi memenuhi standar keselamatan yang ketat.
Baca Juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Stok Sembako di Palembang Diklaim Aman
Untuk diketahui, Daihatsu, dengan produksi lebih dari 1,7 juta kendaraan di seluruh dunia pada tahun fiskal 2022, memiliki pangsa pasar sekitar 30 persen untuk mobil kei, bersaing dengan produsen lain seperti Suzuki Motor.

