RELUNG.ID – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, resmi melantik Prof Dr Muhammad Adil MA sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang untuk masa jabatan 2025–2029.
Pelantikan digelar di Jakarta bersama sejumlah pejabat lain di lingkungan Kementerian Agama RI.
Dengan pelantikan ini, Prof Adil yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor, kini sah memimpin UIN Raden Fatah Palembang untuk empat tahun ke depan.
Sebelum menjadi Plt Rektor, ia menjabat sebagai Wakil Rektor I di kampus Islam ternama tersebut.
Pemilihan Rektor UIN Raden Fatah melalui proses yang panjang. Sebelumnya, panitia penjaringan telah menetapkan 10 bakal calon yang lolos tahap pemberkasan, yakni Prof Dr Risan Rusli MAg, Prof Dr Abdullah MEd, Prof Dr Ahmad Zainuri MPdI, Prof Dr Paisol Burlian SAg MHum, Prof Dr Holijah SH MH, Prof Dr Muhammad Adil MA, Prof Dr Zuhdiyah MAg, Prof Dr Fajri Ismail MPdI, Prof Dr Munir MAg, dan Prof Dr Muhammad Uyun SPsi MSi.
Selanjutnya, nama-nama tersebut diserahkan kepada Senat UIN Raden Fatah untuk mendapatkan pertimbangan kualitatif.
Setelah itu, nama-nama hasil seleksi senat dikembalikan kepada rektor untuk disampaikan ke panitia pusat di Kementerian Agama.
Panitia pusat kemudian menggelar sidang untuk memilih tiga nama yang diajukan kepada Menteri Agama guna ditetapkan sebagai Rektor terpilih.
Ucapan selamat pun mengalir dari berbagai pihak. Civitas akademika Pascasarjana UIN Raden Fatah menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas pelantikan Prof Adil sebagai rektor baru.
Dalam pernyataan resminya, Pascasarjana UIN Raden Fatah menyebut pelantikan ini sebagai momentum penting dalam sejarah institusi yang tengah bertransformasi menuju keilmuan dan tata kelola unggul.
“Pelantikan ini menjadi momen penting dalam sejarah institusi yang terus bergerak maju menuju transformasi keilmuan dan tata kelola yang unggul,” demikian kutipan dari laman resmi Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang.
Prof Adil dinilai sebagai sosok akademisi berintegritas dan visioner dengan rekam jejak kepemimpinan yang kuat di lingkungan pendidikan tinggi Islam.
Civitas akademika Pascasarjana pun menyambut hangat kepemimpinan barunya dengan optimisme tinggi terhadap percepatan mutu akademik, riset, serta pengembangan SDM yang kompetitif dan berkarakter Islami.
Pascasarjana UIN Raden Fatah juga berharap kolaborasi lintas unit, terutama dalam bidang program pascasarjana dan riset kolaboratif, semakin diperkuat di bawah kepemimpinan Prof Adil.
“Kami siap berkolaborasi dalam mewujudkan atmosfer akademik yang sehat, produktif, dan religius, yang berpijak pada nilai-nilai keilmuan dan kebangsaan,” lanjut pernyataan tersebut. (DSK)

