RELUNG.ID– Nama pengusaha sekaligus influencer Henry Kurnia Adhi atau yang dikenal sebagai Jhon LBF kembali menjadi perhatian publik setelah terlibat dalam perkara hukum yang tengah dihadapi Ruben Onsu.
Jhon diketahui dipercaya untuk mendampingi Ruben dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi yang kini diproses di Polres Metro Jakarta Selatan.
Tak hanya memberikan pendampingan hukum, Jhon juga menyatakan kesediaannya membantu menyelesaikan kerugian yang dialami korban, yang disebut mencapai sekitar Rp3,5 miliar.
Jhon mengungkapkan keterlibatannya dalam perkara Ruben melalui media sosial.
“Hari ini Minggu 23 Agustus 2026 @ruben_onsu resmi mempercayakan dan menunjuk @jhonlbflawfirm dalam menangani perkara hukum yang sedang berproses di Polres Metro Jakarta Selatan @polisijaksel,” tulis Jhon.
Pernyataan Jhon kemudian semakin menjadi sorotan setelah dirinya menyatakan siap membantu mengganti kerugian korban.
“Tidur nyenyak brader. Tetap produktif dalam bekerja. Insya Allah dimudahkan dan dilancarkan. Saya akan bantu 100% kerugian korban dan insya Allah semua akan baik,” ujar Jhon dalam kolom komentar unggahan Ruben.
Kuasa hukum Ruben, Machi Ahmad, sebelumnya juga mengatakan adanya bantuan dari Jhon untuk menyelesaikan kerugian yang dialami pihak pelapor.
Jhon LBF merupakan nama populer Henry Kurnia Adhi. Ia lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada 1985 dan merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.
Sebelum dikenal sebagai pengusaha, perjalanan karier Jhon tidak langsung berjalan mulus. Ia pernah merantau ke Jakarta dan menjalani sejumlah pekerjaan, termasuk sebagai sales.
Jhon kemudian mulai mengembangkan bisnisnya ketika berkecimpung di bidang marketing sekitar 2020. Dari pengalaman tersebut, ia membangun sejumlah usaha yang kemudian berkembang ke berbagai sektor.
Beberapa bisnis yang dikaitkan dengan Jhon di antaranya Hive Five, Jhontraktor, Jhonskin, Jhontainment, Jhontax, dan Mevol.
Selain dunia usaha, Jhon juga membangun JHONLBF Law Firm yang bergerak di bidang layanan hukum, termasuk menangani perkara pidana dan perdata.
Sebelum terlibat dalam perkara Ruben Onsu, nama Jhon LBF juga sempat menjadi perhatian publik karena kepeduliannya terhadap Tiko.
Saat itu, Jhon menawarkan pekerjaan kepada Tiko dengan gaji yang disebut mencapai Rp10 juta per bulan. Namun, tawaran tersebut tidak diambil karena Tiko memilih tetap fokus merawat ibunya.
Peristiwa tersebut turut membuat Jhon dikenal sebagai figur yang kerap memberikan bantuan kepada masyarakat.
Keterlibatan Jhon dalam perkara Ruben menjadi perhatian baru dalam perjalanan publiknya.
Ruben saat ini menghadapi proses hukum setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi dengan nilai kerugian sekitar Rp3,5 miliar.
Machi Ahmad sebelumnya menyebut Ruben telah berupaya menyelesaikan persoalan tersebut secara damai. Ruben juga disebut telah memberikan Rp100 juta kepada pihak korban.
Namun, pembayaran sebagian kerugian tersebut tidak serta-merta menghentikan proses hukum yang berjalan.
Kini, selain memberikan pendampingan hukum, Jhon menyatakan siap membantu menyelesaikan kerugian korban. Realisasi bantuan tersebut serta dampaknya terhadap proses hukum masih menunggu perkembangan perkara dan kesepakatan para pihak.[YKP]

