RELUNG.ID — PT Hutama Karya terus mempercepat pengerjaan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) ruas Palembang-Betung (Patung) demi memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2025. Hingga saat ini, progres pembangunan jalan tol tersebut telah mencapai 67,4 persen.
“Proses pengaspalan sudah dimulai sejak Januari 2025, dengan fokus pada Jalur B yang direncanakan menjadi akses utama pemudik,” kata Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, Sabtu (22/2/2025).
Dalam proses konstruksi ini, Jalur A digunakan untuk lalu lintas kendaraan proyek, sementara Jalur B disiapkan untuk pengaspalan. Sejumlah pekerjaan utama telah rampung, termasuk pembangunan jalan tol sepanjang 31,8 km dari total 54,5 km. Struktur pile slab sepanjang 5,8 km dari total 7,9 km juga telah selesai dikerjakan. Selain itu, jembatan Kramasan sepanjang 1,15 km dan jembatan pendekat sepanjang 1,08 km telah tuntas dibangun.
“Kami menggunakan dua jenis pengerasan untuk jalan tol ini: rigid pavement (beton) untuk daya tahan tinggi dan flexible pavement (aspal hotmix) demi kenyamanan berkendara,” jelas Adjib.
Pembangunan tol ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pemudik, dengan kualitas material yang teruji ketat. Dengan rampungnya tol ini, waktu tempuh Palembang-Betung yang biasanya memakan waktu tiga jam akan berkurang drastis menjadi hanya satu jam.
Sebagai persiapan menghadapi arus mudik 2025, Hutama Karya menyiapkan ruas Tol Palembang-Betung Seksi 2, yakni Gerbang Tol Rengas/Musi Landas hingga Pangkalan Balai, sebagai jalur alternatif guna mengurangi kepadatan di jalan nasional.
Hingga saat ini, Hutama Karya telah berhasil membangun lebih dari 1.235 km jalan tol di Sumatra, dengan beberapa ruas yang telah beroperasi penuh, seperti Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (140 km) dan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (189 km).
“Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Hutama Karya sangat krusial untuk memastikan proyek ini selesai tepat waktu dan dapat berfungsi optimal, terutama dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025,” pungkas Adjib.[THQ]

