RELUNG.ID – Bencana angin puting beliung kembali melanda Kota Lubuklinggau pada Jumat (1/11), sekitar pukul 18.40 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan pada tujuh rumah warga, dengan rincian enam rumah mengalami kerusakan berat dan satu rumah rusak ringan. Meski begitu, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Menurut keterangan dari petugas Dinas Sosial (Dinsos) sekaligus Pembina Tagana Kota Lubuklinggau, Novi, angin kencang yang terjadi di wilayah tersebut menyapu atap rumah warga. “Sebagian atap rumah yang rusak berat hilang terbang akibat angin kencang,” jelas Novi pada Sabtu (2/11).
Enam rumah yang terdampak rusak berat antara lain milik warga di wilayah Lubuk Tanjung, Tanjung Aman, Megang, dan Pasar Satelit. Sementara itu, satu rumah di RT 6 Lubuk Tanjung mengalami kerusakan ringan dengan atap yang hilang sebagian.
Sejumlah warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat terpaksa mengungsi ke rumah keluarga. “Untuk sementara mereka mengungsi ke tempat keluarga,” tambah Novi.
Selain rumah warga, informasi sementara menunjukkan adanya pohon tumbang di daerah Kayu Ara yang menimpa sebuah rumah. Pihak Dinsos berencana melakukan pengecekan lebih lanjut di lokasi tersebut pada hari ini.
Dinsos Kota Lubuklinggau juga telah menyiapkan bantuan berupa pakaian, terpal, kasur, selimut, dan makanan untuk para korban. Novi mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya angin puting beliung, terutama di musim peralihan dari panas ke hujan.
Berdasarkan data Dinsos, wilayah yang sering terdampak puting beliung meliputi Lubuk Tanjung, Ulak Lebar, Cereme Taba, Karta Bakti, dan Sukajadi serta beberapa daerah lain, termasuk Megang, Eka Marga, Karang Ketuan, dan Petanang Ulu. (ansyori)

