RELUNG.ID – Pesepakbola profesional asal Belgia berdarah Indonesia, Radja Nainggolan, ditangkap polisi Belgia atas dugaan keterlibatan dalam kasus kepemilikan kokain. Mantan pemain yang pernah bersinar bersama klub-klub elite Serie A Liga Italia ini diamankan pada Minggu (26/1) di Brussel.
Penangkapan Nainggolan merupakan bagian dari investigasi polisi terkait penyelundupan kokain dari Amerika Selatan ke Belgia. Media Belgia GVA melaporkan bahwa Nainggolan sebelumnya sempat dikaitkan dengan aktivitas penyelundupan kokain setelah terungkap salah satu mitra bisnisnya di sebuah perusahaan jet pribadi pernah dihukum atas kasus serupa.
Polisi juga menemukan barang bukti berupa kokain yang diduga berasal dari jaringan penyelundupan melalui Pelabuhan Antwerp. Kediaman Nainggolan menjadi salah satu dari 30 lokasi di Antwerp dan Brussel yang digerebek dalam operasi tersebut.
Nama Radja Nainggolan kerap menjadi perbincangan, tak hanya karena prestasinya di lapangan hijau, tetapi juga gaya hidupnya yang kontroversial. Media *HLN* menyoroti aktivitas malamnya di Antwerp bersama sejumlah individu yang memiliki keterkaitan dengan dunia narkoba.
Hingga berita ini diturunkan, pengacara Nainggolan, Omar Souidi, belum memberikan pernyataan resmi. Namun, ia dilaporkan sedang menuju kantor polisi untuk mendampingi kliennya dalam proses hukum.
Penangkapan ini mengejutkan banyak penggemar sepak bola, terutama mereka yang mengikuti perjalanan karier Radja Nainggolan. Pemain berdarah Batak ini baru saja bergabung dengan klub Lokeren-Temse setelah kontraknya tidak diperpanjang oleh Bhayangkara FC di Indonesia.
Nainggolan dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik Eropa pada masa kejayaannya, pernah membela klub-klub besar seperti AS Roma, Inter Milan, dan Cagliari. Sayangnya, karier cemerlangnya kini terancam oleh kasus hukum yang membayangi.
Kasus ini masih dalam proses penyelidikan, dan masa depan Nainggolan, baik sebagai pesepakbola maupun figur publik, kini berada dalam ketidakpastian.[TRA]

