RELUNG.ID – Gubernur Sumsel, Herman Deru berkomitmen akan menyelesaikan perbaikan jalan rusak parah yang ada di Sumsel.
Hal ini disampaikan Gubernur Sumsel saat rapat paripurna LXVII (67) di DPRD Sumsel, Jumat (11/7).
Rapat Paripurna tersebut dengan agenda jawaban Gubernur atas pandangan umum fraksi DPRD Sumsel terhadap Raperda APBD Perubahan 2023.
Baca Juga: 7 Fashion Boruto versi Remaja, Trendy dan Maskulin
Gubernur Sumsel, melalui Wakil Gubernur, Mawardi Yahya menyampaikan terima kasih dan apresiasi terhadap fraksi yang telah menyampaikan pandangan, saran maupun kritik terhadap Pemprov Sumsel.
Dia mengaku, terkait infrastruktur Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel berkomitmen untuk menyelesaikan jalan provinsi yang belum selesai, dan kondisi masih rusak para.
“Kami akan alokasikan anggaran untuk penanganan jalan dan jembatan yang tersebar di 17 kabupaten/kota,” katanya.
Baca Juga: Heboh, Warga di OKI Temukan Sejumlah Perhiasan Emas di Sungai Komering
Selain menyelesaikan infrastruktur, Pemprov Sumsel juga terus memantau Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Sumsel yang diduga menerapkan praktik pungutan biaya tinggi.
Menurutnya, pembiayaan bulanan ini berdasarkan keputusan komite. Dalam hal ini diatur oleh Peraturan Menteri Pendidikan Nomot 75 tahun 2006 tentang Komite Sekolah.
Dimana, pembiayaan di satuan pendidikan melalui komite merupakan peran serta masyarakat dalam pelaksanaan fungsi pendidikan oleh pemerintah
Baca Juga: Samsung Resmi Luncurkan Program One UI 6 Beta
“Kami juga ucapkan terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan terhadap proses penyusunan Rapder APBD Perubahan 2023 yang mengacu pada peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 84 tahun 2022 tentang pedoman penyusunan APBD tahun anggaran 2023,” ujarnya.
Untuk diketahui, Rapat Paripurna ini dihadiri langsung Wakil Ketua DPRD Prov Sumsel, Kartika Sandra Desi; Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya; Seretaris daerah, SA Supriono; Sekretaris DPRD Sumsel, Aprizal; serta perwakilan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan tamu undangan lainnya.

