Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»RAPBD Sumsel 2027 Turun Rp618 Miliar, Herman Deru Tak Mau Infrastruktur Ikut Dipangkas
Bisnis

RAPBD Sumsel 2027 Turun Rp618 Miliar, Herman Deru Tak Mau Infrastruktur Ikut Dipangkas

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda15/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Gubernur Sumsel Herman Deru. (Dudi/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memilih mempertahankan belanja infrastruktur di tengah ruang fiskal yang semakin terbatas. Dalam kesepakatan KUA-PPAS APBD 2027, anggaran Sumsel turun 6,35 persen menjadi Rp9,12 triliun.

Penurunan tersebut membuat Pemprov Sumsel harus memilah kembali belanja daerah. Namun, Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur tidak boleh menjadi korban efisiensi.

Deru menilai infrastruktur memiliki kaitan langsung dengan pergerakan ekonomi masyarakat. Infrastruktur yang tidak terawat, terutama jalan, berpotensi meningkatkan biaya distribusi dan transportasi sehingga ikut menekan pertumbuhan ekonomi.

“Infrastruktur tidak boleh berkurang posturnya, sebab ini kebutuhan baik itu pemeliharaan maupun pembangunan.”

Pernyataan itu disampaikan Deru seusai rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan KUA dan PPAS APBD Sumsel 2027 bersama DPRD Sumsel, Kamis (13/8/2026).

Menurut Deru, penurunan anggaran terjadi terutama karena rasionalisasi pendapatan daerah. Dana bagi hasil (DBH) dan transfer ke daerah menjadi faktor yang memengaruhi kemampuan fiskal Pemprov Sumsel.

“Secara umum ada penurunan hampir 10% RAPBD itu terkait dengan rasionalisasi pendapatan daerah dari DBH dan transfer keuangan daerah,” ujarnya.

Di tengah penurunan pendapatan, Pemprov Sumsel menyiapkan strategi efisiensi dengan memangkas sejumlah belanja yang dinilai tidak bersentuhan langsung dengan program prioritas.

Salah satunya perjalanan dinas. Deru menyebut anggaran untuk pos tersebut telah dipangkas hingga 70 persen.

Efisiensi juga menyasar kegiatan seremonial. Pemprov Sumsel akan mengurangi kemeriahan sejumlah agenda dan memilih pelaksanaan yang lebih sederhana.

Menurut Deru, langkah tersebut diperlukan agar anggaran yang terbatas dapat diarahkan untuk program yang memiliki dampak lebih besar terhadap masyarakat.

“Lantas belanja-belanja, bahkan untuk seremonial kita fokus kalau satu tahun itu 17 Agustus saja, yang lain itu tetap kita peringati tetapi dengan sangat sederhana,” katanya.

Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie mengatakan KUA-PPAS 2027 disusun dengan mengacu pada RKPD Sumsel 2027, kebijakan Pemprov Sumsel, hasil reses DPRD, serta kebijakan perencanaan pembangunan nasional.

Dari hasil kesepakatan tersebut, RAPBD Sumsel 2027 ditetapkan sebesar Rp9,12 triliun. Angka itu turun Rp618 miliar atau 6,35 persen dibandingkan APBD Sumsel 2026 yang mencapai Rp9,74 triliun.

Sementara pendapatan daerah 2027 ditargetkan sebesar Rp9,22 triliun, turun dari target pendapatan 2026 sebesar Rp9,63 triliun.

Untuk belanja daerah, Pemprov dan DPRD Sumsel menyepakati angka Rp9,12 triliun.

Dari sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan pada RAPBD 2027 direncanakan sebesar Rp108,49 miliar, sama dengan tahun anggaran sebelumnya. Sementara pengeluaran pembiayaan tidak dianggarkan.

Andie berharap dokumen KUA-PPAS yang telah disepakati dapat menjadi dasar penyusunan APBD 2027 yang realistis sekaligus tetap mampu menjawab kebutuhan pembangunan Sumsel.

“Penyusunan ini diharapkan dapat mewujudkan dokumen KUA-PPAS 2027 yang implementatif dan akuntabel,” ujarnya.[THQ]

Gubernur Sumsel Herman Deru RAPD Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGempa M7,7 Guncang NTT, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Wilayah hingga 0,94 Meter
Next Article Sertijab Kapolres Muba dan OKU Timur, Ruri Prastowo Sampaikan Terima Kasih kepada Masyarakat
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Pelaku Perampokan Mahasiswa di Muratara Ditangkap, Modusnya Berhentikan Mobil Korban

08/10/20264 Views
Indeks

BREAKING NEWS: Tak Kunjung Ditemui Gubernur, Demo Karhutla di Pemprov Sumsel Memanas

06/10/202611 Views
Regional

Sumsel Masih Berasap, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Tiga Wilayah

06/10/20266 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,891 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,764 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,737 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?