RELUNG.ID — Wali Kota Palembang Ratu Dewa dan Wakil Wali Kota Prima Salam mengawali hari pertama kerja pascaretreat di Magelang dengan bersilaturahmi ke Kantor DPRD Kota Palembang, Senin (3/3/2025). Pertemuan tersebut menjadi momen penting untuk membahas berbagai permasalahan klasik yang kerap melanda Kota Palembang, terutama persoalan sampah yang belum juga menemukan solusi tuntas.
Dalam pertemuan itu, Ratu Dewa menegaskan bahwa pengelolaan sampah menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Ia menyadari bahwa penanganan sampah yang tidak maksimal sering kali menjadi bumerang bagi pemerintah, mengundang kritik tajam dari masyarakat.
“Masalah sampah ini menjadi perhatian utama kami. Jika tidak dikelola dengan baik, ini akan terus menjadi sorotan publik. Karena itu, kami berkomitmen untuk meningkatkan sistem pengelolaan sampah di Palembang,” kata Ratu Dewa dalam keterangan resminya.
Sebagai langkah konkret, Pemkot berencana memperbanyak Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di berbagai titik di Palembang serta meningkatkan kecepatan pengangkutan sampah.
Tak hanya itu, Ratu Dewa juga menyebut pihaknya telah menjalin komunikasi dengan kementerian terkait untuk menerapkan program nasional berupa insinerator — teknologi pembakaran sampah yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
“Sampah ini persoalan serius yang harus kita atasi bersama. Insinerator menjadi salah satu solusi modern yang sedang kami upayakan untuk diterapkan di Palembang,” jelasnya.
Ratu Dewa juga menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam mengatasi permasalahan ini. Menurutnya, ada tiga faktor utama yang harus diperkuat agar Palembang bisa menjadi kota yang bersih dan nyaman, yaitu peningkatan sumber daya manusia (SDM), pengadaan sarana dan prasarana yang memadai, serta alokasi anggaran yang optimal.
“Kami butuh dukungan penuh, baik dari pemerintah, DPRD, maupun masyarakat. Tanpa kerja sama yang solid, masalah ini tidak akan terselesaikan dengan baik,” tegas Ratu Dewa.[THQ]

