RELUNG.ID – Sepanjang Januari hingga 10 April 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Sumsel-Babel) menerima 793 laporan pengaduan terkait masalah keuangan ilegal. Mayoritas pengaduan berasal dari sektor Industri Keuangan Non-Bank (IKNB), seperti asuransi, dana pensiun, lembaga pembiayaan, dan perusahaan sekuritas.
“Sebanyak 58,89 persen dari laporan masyarakat yang diterima berasal dari sektor IKNB,” ujar Kepala OJK Sumsel-Babel, Arifin Susanto, dalam keterangan resminya pada Minggu (20/4/2025).
Laporan terkait sektor IKNB umumnya menyangkut keluhan konsumen terhadap Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), restrukturisasi, serta perilaku petugas penagihan terkait layanan kredit multiguna dan kartu kredit.
Arifin menjelaskan, tingkat penyelesaian laporan oleh OJK Sumsel-Babel mencapai 68,10 persen, sebagian besar melalui mekanisme Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (LAPS).
Aktivitas keuangan ilegal menjadi perhatian utama, dengan laporan terkait pinjaman online ilegal mencapai 94,08 persen dari total keluhan. Keluhan utama mengenai pinjaman online ilegal melibatkan perilaku penagihan oleh petugas.
Selain itu, 3,07 persen laporan terkait dengan social engineering, sementara investasi ilegal mencatat 2,85 persen dari total pengaduan. Investasi ilegal umumnya melibatkan kasus fraud eksternal, seperti penipuan, pembobolan rekening, hingga skimming cyber crime.
“Masyarakat Sumsel menjadi pelapor terbanyak untuk aktivitas keuangan ilegal, disusul oleh warga Lampung, Jambi, Bengkulu, dan yang paling sedikit dari Bangka Belitung,” jelas Arifin.
OJK mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap aktivitas keuangan ilegal dan menghindari layanan keuangan yang tidak terdaftar serta diawasi oleh OJK. Untuk mendapatkan informasi resmi dan mengajukan laporan, masyarakat dapat mengakses situs resmi OJK atau mendatangi kantor perwakilan terdekat.
OJK juga berkomitmen untuk terus meningkatkan edukasi terkait layanan keuangan guna melindungi konsumen dari risiko penipuan serta kejahatan keuangan lainnya.[THQ]

