RELUNG.ID- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) akan menggelar Karnaval Budaya dan Kreativitas sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.
Perhelatan ini akan dimeriahkan oleh kehadiran Jember Fashion Carnival (JFC), salah satu pertunjukan kostum jalanan paling bergengsi di Indonesia.
Acara ini akan digelar pada 19 Agustus 2025, dimulai dari Alun-Alun Kota Sekayu dan berakhir di depan Rumah Dinas Bupati Muba.
Warga dapat menyaksikan langsung kemeriahan karnaval di sepanjang rute atau melalui siaran langsung di kanal YouTube Muba TV dan Radio Gemarandik 97 FM.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Muba,M. Fariz mengatakan, bahwa karnaval ini bukan hanya perayaan tahunan, tetapi juga wujud nyata pelestarian budaya daerah.
“Karnaval ini adalah panggung kebanggaan kita sebagai bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Bumi Serasan Sekate. Hadirnya Jember Fashion Carnival akan menjadi daya tarik luar biasa sekaligus inspirasi dalam hal kreativitas dan penguatan identitas budaya,” ujar Fariz, Jumat (25/7/2025).
Adapun kategori lomba yang digelar tersebut meliputi, Karnaval Budaya, yang terbuka untuk pelajar SD, SMP, SMA/SMK, dan masyarakat umum.
Kemudian, Drum Band menampilkan kreativitas musik dan barisan dari pelajar SD hingga SLTA. Lalu, Best Costume Sekayu Carnaval 2025, apresiasi bagi kostum paling inovatif dan ikonik dan Best Pakaian Adat Kecamatan se-Kabupaten Muba 2025, seleksi busana adat yang mencerminkan identitas budaya setiap kecamatan.
Pendaftaran dilakukan secara gratis dan dibuka sejak 21 Juli hingga 10 Agustus 2025, terbuka untuk semua kalangan.
Bupati Muba, HM Toha melalui Kepala Dinas Kominfo, Herryandi Sinulingga menyampaikan bahwa karnaval ini menjadi medium untuk memperkuat nilai persatuan dalam bingkai budaya.
“Karnaval budaya ini bukan hanya hiburan, tapi juga panggung kebinekaan dan penguatan identitas lokal. Kami mengajak semua lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba, Iskandar Syahrianto mengatakan, pihaknya akan menggandeng paguyuban adat untuk ikut serta memeriahkan acara.
“Kami akan menyurati dan menghubungi paguyuban-paguyuban adat agar turut serta. Ini adalah momentum penting untuk menunjukkan kekayaan budaya yang kita miliki,” ujarnya. [DSK]

