RELUNG.ID – Kecelakaan maut merenggut korban jiwa kambali terjadi di Jalan Lintas Palembang-Prabumulih, tepatnya di kawasan Flyover Gelumbang, Desa Sigam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Senin 1 Mei 2026, pukul 08.00 WIB.
Dalam peristiwa tersebut, pasangan suami istri (pasutri) warga Kelurahan Gelumbang, Kecamatan Gelumbang, meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka tumpangi tertimpa truk yang diduga mengalami rem blong.
Korban diketahui bernama Towil (52) dan istrinya, Rotiah (50). Keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang diderita setelah tertimpa kendaraan truk yang terbalik.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika mobil truk bernomor polisi BG 8139 RW yang dikemudikan Senen (25), warga Alang-alang Lebar Kota Palembang, melaju dari arah Palembang menuju Prabumulih, membawa muatan mie instan.
Saat melintas di kawasan Flyover Gelumbang yang memiliki kondisi jalan menurun, truk tersebut diduga mengalami rem blong. Akibatnya, kendaraan kehilangan kendali, oleng, lalu terbalik ke sisi kiri jalan.
Nahas, pada saat bersamaan sepeda motor Honda Vario tanpa pelat nomor yang dikendarai Towil dengan membonceng istrinya melaju searah.
Truk yang terbalik kemudian menimpa sepeda motor tersebut sehingga menyebabkan kedua korban meninggal dunia di tempat.
Kasat Lantas Polres Muara Enim AKP Nadhya Nabilla saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua orang tersebut.
Menurutnya, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kelalaian pengemudi truk yang kurang berhati-hati saat mengemudikan kendaraan.
“Petugas Satlantas Polres Muara Enim telah mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan,” ujarnya.
Selain melakukan penyelidikan, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil truk BG 8139 RW beserta STNK dan satu unit sepeda motor Honda Vario Profit tanpa nomor polisi.
AKP Nadhya Nabilla mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.
“Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan, terutama saat melintasi jalur menurun yang berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan,” pungkasnya. (NVS)

