Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Ribuan Bibit Ikan Nemo Ditebar di Perairan Maluku Utara
Regional

Ribuan Bibit Ikan Nemo Ditebar di Perairan Maluku Utara

alwiBy alwi26/11/2022
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) menebar benih ikan lokal (restocking) 3.000 ekor ikan nemo dengan berbagai varian di perairan Tidore Provinsi Maluku Utara sebagai dukungan pelaksanaan Sail Tidore.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Tb Haeru Rahayu, mengatakan, kegiatan seperti ini merupakan perwujudan menjalankan strategi konsep ekonomi biru agar tercapai pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan. Penebaran ikan nemo ini mengantisipasi kepunahan ikan endemik di perairan Indonesia.

“Ikan nemo yang dikenal juga sebagai clown fish merupakan salah satu komoditas yang sangat diminati oleh para penghobi ikan hias. Oleh karenanya, untuk menjaga kelestariannya maka perlu dijaga agar tidak punah, salah satunya dengan restocking ini,” katanya dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (26/11)

“Restocking ikan nemo ini merupakan hasil budidaya melalui salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) DJPB, yaitu Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon yang telah berhasil membudidayakan ikan nemo sebanyak 50 Varian,” imbuh Tebe.

Tebe menambahkan, restocking benih ikan nemo diperairan Tidore, Maluku Utara ini merupakan hasil proses budidaya. Dipilihnya ikan nemo untuk restocking juga sudah dikaji dan perairan disini tempatnya untuk ikan-ikan karang tersebut.

“Kegiatan restocking ini merupakan kegiatan rutin Kementerian Kelautan dan Perikanan dan telah dilakukan di berbagai perairan umum di Indonesia. Tujuan kegiatan restocking ikan untuk mempertahankan dan melestarikan ekosistem perairan, memelihara kesehatan lingkungan perairan serta mempertahankan keberlanjutan perikanan,” terangnya

Hingga saat ini, berbagai komoditas budidaya telah berhasil dikuasai antaranya berbagai jenis ikan lokal asli Indonesia, kemudian berbagai jenis ikan hias laut ekonomis tinggi seperti berbagai jenis ikan nemo.

“Keberhasilan produksi ikan massal ini menjadi terobosan penting dalam upaya pelestarian sumberdaya perikanan di Indonesia. Kita tetap menjaga laut, agar selalu sehat dengan tetap menjaga keseimbangan aspek ekologi, ekonomi dan sosial,” jelasnya.

Oleh karenanya, produksi benih ikan nemo berkualitas, dari induk ikan nemo unggul, begitu juga ikan-ikan endemik atau spesifik lokal lain terus menjadi prioritas kami. Karena, produksi benih massal diarahkan untuk mencukupi kebutuhan benih ikan bagi pembudidaya, maupun untuk kegiatan restocking ikan di alam atau diperairan umum.

Khususnya ikan endemik atau spesifik lokal untuk menjaga kelestarian sumberdaya ikan dan keperluan pemulihan stok sumber daya ikan di alam. “Kita perlu cegah aktivitas penangkapan yang dapat memicu over fishing. Disamping itu, kita juga harus melakukan kegiatan budidaya yang berperan sebagai penyangga, dan mencegah kepunahan. Sehingga kelestarian alam kita bisa terus terjaga,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BPBL Ambon, Sarwono menambahkan, hingga saat ini 50 varian ikan nemo telah dibudidaya di BPBL Ambon. Adapun keberhasilan BPBL Ambon membudidaya ikan nemo, lantaran aktif melakukan metode kawin silang, yang saat ini dapat menghasilkan 50 varian ikan nemo.

“Berbagai jenis nemo yang dibesarkan di BPBL Ambon bervariasi dan banyak dicari para pecinta ikan hias. Oleh karenanya, BPBL Ambon terus berupaya melakukan inovasi teknologi perbenihan, untuk komoditas yang dikembangkan masyarakat karena bernilai ekonomi tinggi, juga untuk menjaga kelestarian sumber daya laut,” katanya.

Adapun proses inovasi teknologi yang dilakukan dengan mengunakan sistem budidaya ikan secara intensif, menggunakan infrastruktur yang memungkinkan untuk memanfaatkan air secara terus-menerus (resirkulasi air). Seperti filter fisika, fisika biologi, UV, oxigen generator untuk mengontrol dan menstabilkan kondisi lingkungan ikan, mengurangi jumlah penggunaan air dan meningkatkan tingkat hidup ikan. “Alhamdulillah proses ini berhasil dan lagi terus kami kembangkan,” pungkasnya.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleJet Pribadi Pengusaha China Disita Atas Dugaan Peredaran Narkoba di Thailand
Next Article Studi di Afsel: Covid-19 Berevolusi Jadi Patogen, Lebih Berbahaya!
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,890 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,763 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,736 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?