RELUNG.ID — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menghadirkan alternatif mudik yang lebih aman dan terjangkau bagi masyarakat dengan menggelar program mudik gratis lintas moda. Tak hanya bus, layanan ini juga mencakup kereta api hingga angkutan sungai untuk menjangkau berbagai daerah tujuan.
Sebanyak 27 bus resmi dilepas dari Griya Agung, Palembang, pada Selasa (17/3/2026), mengangkut 941 pemudik ke sejumlah wilayah, baik dalam provinsi maupun luar provinsi.
Sekretaris Daerah Sumsel, Edward Candra, mengatakan program ini bukan sekadar fasilitas transportasi gratis, melainkan bagian dari upaya pemerintah menekan risiko kecelakaan dan kepadatan lalu lintas saat musim mudik.
“Program ini membantu masyarakat mengurangi biaya perjalanan sekaligus meningkatkan keselamatan di jalan,” ujarnya.
Untuk rute dalam provinsi (AKDP), disiapkan 15 bus yang melayani berbagai kota di Sumsel. Sementara 12 bus lainnya melayani perjalanan antarprovinsi (AKAP) menuju sejumlah daerah seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Pulau Jawa.
Tak berhenti di moda darat, pemerintah juga menyiapkan transportasi kereta api dengan total 2.912 penumpang tujuan Lubuk Linggau dan Lampung yang diberangkatkan sejak 16 Maret. Selain itu, angkutan sungai turut melayani 60 pemudik menuju wilayah perairan seperti Makarti Jaya dan Muara Telang.
Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Musni Wijaya, menyebut antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Secara keseluruhan, tercatat 3.913 orang memanfaatkan fasilitas mudik gratis tahun ini.
“Seluruh armada sudah melalui ramp check dan pengemudi dipastikan dalam kondisi sehat. Kami juga menyiapkan asuransi bagi pemudik untuk menjamin keamanan perjalanan,” jelasnya. [THQ]

