RELUNG.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel menggelar konsultasi publik II untuk perumusan skenario pembangunan berkelanjutan.
Hal ini guna penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Sumsel.
Sehingga nantinya, RPJPD Sumsel dapat mengakomodir pertumbuhan penduduk hingga 2045 mendatang.
Baca Juga: Bintangi ‘Behind Your Touch’, Han Ji Min Kembali Dapat Tawaran Drakor Baru
Sekda Sumsel, SA Supriono mengatakan, KLHS merupakan analisis yang sistematis, menyeluruh dan partisipatif.
Hal ini untuk memastikan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah dan atau Kebijakan Rencana Program (KRP).
“Kita perlu kajian yang cukup luas untuk merumuskan ini, pembangunan 17 Kabupaten/Kota sehingga menjadi domain dalam pembangunan sekala besar di Sumsel,” katanya, Selasa (22/8)
Baca Juga: 5 Zodiak Punya Wajah Cantik Tetapi Dikenal Pemalu
Menurutnya, RPJPD ini nantinya harus mengakomodir pertumbuhan penduduk hingga 2045 mendatang.
Mulai dari jumlah tenaga kerja, jumlah investasi yang masuk, ruang yang dibutuhkan untuk hunian masyarakat dan masih banyak lainnya.
“Kami harap penyusunan kajian KLHS RPJPD harus bermuara pada kesejahteraan masyarakat Sumsel dari berbagai aspek kehidupan,” harapnya.
Baca Juga: Ini 5 Zodiak yang Bisa Menyenangkan Hati Semua Orang
Dia juga meminta seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Daerah, dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Sumsel aktif memberikan masukan sehingga menghasilkan regulasi yang bermanfaat.
“Kami berharap kajian KLHS ini mendapatkan rekomendasiyang lengkap terkait KLHS ini,” ujarnya.

