RELUNG.ID – Wali Kota (Wako) Palembang Harnojoyo tegaskan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang BARI untuk memberikan pelayanan terbaik. Sebab pihaknya sudah mengucurkan dana besar membangun gedung Rehabilitasi Medik tujuannya untuk warga.
“Jangan sampai tempat tidak digunakan dengan baik untuk warga. Karena pembangunan sudah kita biayai mahal-mahal,”kata Harnojoyo saat membuka Peresmian Gedung Rehabilitasi Medik di RSUD Palembang BARI, Senin (6/3).
Dia juga menjelaskan, pengobatan tidak hanya bisa dilakukan dengan upaya medik saja. Tetapi pelayanan secara maksimal bisa mempengaruhi kesehatan pasien atau warga yang hendak berobat.
Baca Juga: Finda Ingatkan RS dan BPKJ Jangan Anak Tirikan KIS
“Pesan saya kepada seluruh yang ada disini memberikan pelayanan terbaik. Jangan sampai mereka datang kesini untuk sembuh jadi tambah sakit. Karena apa pelayanannya kurang baik. Berikanlah pelayanan yang terbaik,”pungkasnya
Terpisah Direktur RSUD Palembang BARI dr Hj Makiani menjelaskan gedung sendiri ada 4 lantai namun baru selesai 1 lantai. Tetapi sudah bisa dimaksimalkan atau digunakan untuk perawatan.
“Alhamdulilah Palembang punya gedung megah Rehabilitasi Medik hari ini resmi dibuka dah sudah mulai beroperasi,”jelasnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG 6 Maret 2023, Sebagian Sumsel Hujan Deras
Dijelaskannya Rehabilitasi Medik bertujuan untuk mengobati pasien yang mengalami kelumpuhan baik cacat fisik atau sakit stroke. Karena apabila sakit stroke tidak di atasi pasien sulit untuk mengurus dirinya sendiri.
“Kalau tidak sembuh total, pasien setidaknya bisa mengurusi diri dia sendiri tidak lumpuh total. Dari pada dia di rumah terbaring lemah lebih baik di obati disini,”jelasnya.
Menurutnya untuk proses penyembuhan pihaknya sudah punya beragam pola terapi. Diantaranya elektroterapi, fisioterapi dan hidroterafi. “Tentunya juga dokter-dokter terbaik dibidang ini,”katanya
Disinggung untuk soal pengobatan apakah bisa juga dimanfaatkan warga miskin pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS). “Bisa tidak hanya BPJS, KIS juga bisa pengobatannya tahapnya selama delapan kali pertemuan,”jawabnya

