RELUNG.ID – Apes dialami oleh RF (21), mahasiswi perguruan tinggi di Palembang ini harus kehilangan satu unit laptop dan satu unit handphone usai rumah indekos miliknya disatroni kawanan maling.
Atas kejadian tersebut, wanita yang tinggal di Desa Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin ini, membuat laporan polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.
RF menceritakan kejadiannya terjadi Selasa (11/2) sekitar pukul 11.00 WIB. Bermula ketika dia pergi ke pasar dengan meninggalkan kosan dalam keadaan kosong.
Saat itu, korban meninggalkan satu unit handphone Vivo Y400 warna hijau lengkap dengan dua kartu SIM serta satu unit laptop Acer Aspire Lite 14 warna abu-abu yang sedang dicas di atas kasur kamar kosnya.
“Sedang pergi ke pasar pak hendak belanja. HP dan Laptop saya cas di dalam kamar. Saat pergi kunci kamar kos di dalam sepatu yang diletakkan di rak sepatu samping pintu.” Ungkapnya.
Setibanya kembali dari pasar (pulang -Red), korban merasa ada yang janggal. Posisi kunci kos sudah berubah dari tempat semula.
Kecurigaan korban terbukti setelah masuk ke dalam kamar dan mendapati kondisi kamar sudah berantakan.
” Pulang dari pasar sampai depan pintu. Saya curiga pak kunci tidak ditempat semula. Lalu saya masuk ke dalam posisi kamar sudah berantakan,” ungkapnya.
Akibat peristiwa ini korban harus kehilangan satu unit HP Vivo Y400 dan laptop Acer Aspire Lite 14 miliknya. “Atas kejadian ini korban mengalami kerugian ditaksir mencapai 8,5 Juta Rupiah.
Karena itulah dirinya melapor kan peristiwa tersebut ke Pihak kepolisian dan berharap pelaku segera ditangkap.” Harapnya.
Sementara, KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Adityan Ammar Syahputra membenarkan adanya Laporan korban terkait pencurian.
“Laporan sudah diterima dan akan kami teruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya. (LWM)

