RELUNG.ID – Sabo sebenarnya sempat tidak ingin menyelamatkan Raja Cobra karena dia kaget sesuatu hal. Namun dia senang karena hal itu ternyata tidak sesuai dengan pemikirannya.
Raja Cobra kaget tiba-tiba ada Pasukan Revolusioner datang menyelamatkannya. Hal itu wajar-wajar saja karena di tengah markas Im Sama tiba-tiba ada penyusup bisa masuk dengan gampangnya.
Baca Juga: Sabo Akui Tidak Bisa Kalahkan Im Sama dan Gorosei
Begitu juga dengan Sabo dia kaget Raja Cobra langsung mengenalinya dan juga kenal dengan adiknya Luffy.
Sabo jadi ragu karena dia khawatir orang yang diselamatkanya itu apakah musuh Luffy. Karena Sabo sangat menyayangi Luffy setelah tahu kematian Ace, dia lebih sensitif. Dipastikan Sabo tidak akan mau apabila yang diselamatkannya itu adalah musuh adiknya.
Namun untungnya dipercakapan singkat itu Raja Cobra menjawab singkat dan jelas berkata aku sangat berhutang budi padanya.
Baca Juga: Ini 3 Karakter One Piece yang Sudah Melihat Wujud Asli Im Sama
Mendengar itu Sabo legah karena pertaruhan nyawanya harus berhadapan dengan Im Sama dan Gorosei tidak salah langkah.
Karena sama saja bunuh diri menghadapi lawan kuat sekaligus demi menyelamatkan musuh adiknya.
Momen pembicaraaan singkat itulah membuat Sabo bisa difoto dan fakta diputar balikkan.
Dia difitnah yang telah membunuh Raja Cobra bukan Gorosei dan Im Sama pelakunnya.
Dia juga mengetahui orang yang diselamatkannya adalah keluarga Ace dan Luffy dari klan D. Dia sendiri pun sudah diangkat oleh Ace bagian dari klan D.
Sabo menyelamatkan Raja Cobra seperti tengah menyelamatkan keluargannya sendiri.

