RELUNG.ID – Debut PT RANS Entertainment Indonesia Tbk di Bursa Efek Indonesia (BEI) berlangsung gemilang. Pada hari pertama perdagangan, Jumat (9/7/2026), saham emiten milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu langsung melesat hingga menyentuh Auto Rejection Atas (ARA), mencerminkan tingginya antusiasme investor terhadap perusahaan di sektor industri kreatif tersebut.
Saham berkode RANS dibuka menguat tajam dari harga penawaran Rp170 per lembar menjadi Rp228 per saham, atau naik sekitar 34,12 persen, sekaligus menyentuh batas kenaikan harian yang ditetapkan bursa.
Melalui aksi Initial Public Offering (IPO), RANS Entertainment melepas 2,525 miliar saham baru, setara 20,02 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Langkah tersebut berhasil menghimpun dana segar sekitar Rp429,25 miliar untuk mendukung ekspansi bisnis perseroan.
Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk, Nagita Slavina, mengatakan pencatatan saham di BEI bukan sekadar langkah mencari pendanaan, melainkan bagian dari transformasi perusahaan menuju tata kelola yang lebih terbuka dan profesional.
“IPO bukan garis akhir perjalanan RANS. Justru ini menjadi awal perjalanan baru kami sebagai perusahaan publik yang harus menjaga kepercayaan para investor dan masyarakat,” ujarnya saat seremoni pencatatan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Menurut Nagita, keputusan membawa RANS menjadi perusahaan terbuka dilandasi keyakinan bahwa visi besar membangun industri kreatif Indonesia membutuhkan kolaborasi yang lebih luas.
“Perusahaan publik bukan hanya tentang mendapatkan modal, tetapi membangun kepercayaan. Hari ini kami tidak hanya mencatatkan saham, tetapi juga mencatatkan kepercayaan jutaan masyarakat Indonesia,” katanya.
Dana hasil IPO akan difokuskan untuk mempercepat pertumbuhan bisnis di berbagai lini usaha. Porsi terbesar, sekitar Rp161,5 miliar, dialokasikan untuk penyelenggaraan konser dan pengembangan sektor hiburan.
Selain itu, sekitar Rp85 miliar akan digunakan untuk mengakuisisi 51 persen saham PT RANS Kosmetika Indonesia, sedangkan Rp80 miliar disiapkan untuk memperluas wahana edukasi dan hiburan Cipungland.
Perseroan juga mengalokasikan Rp35 miliar untuk investasi perusahaan patungan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bersama PT Feedloop Global Teknologi.
Sementara itu, sekitar Rp29,95 miliar akan digunakan untuk mengurangi kewajiban kredit investasi perusahaan, sedangkan Rp37,8 miliar lainnya dialokasikan sebagai tambahan modal kerja guna memperkuat operasional sejumlah unit usaha RANS Group.[THQ]

