RELUNG.ID – Arus lalu lintas di kawasan pusat Kota Palembang dipastikan mengalami rekayasa selama pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu pagi (27/5/2026). Ikon kota, Jembatan Ampera akan ditutup sementara lantaran diperkirakan ribuan jemaah memadati area Masjid Agung SMB Jayo Wikromo hingga meluber ke badan jembatan.
KBO Satlantas Polrestabes Palembang AKP Bambang menyebutkan penutupan dilakukan mulai pukul 05.30 WIB hingga 09.00 WIB. Selama periode tersebut, kendaraan dari arah Seberang Ulu maupun Seberang Ilir tidak dapat melintas di Jembatan Ampera dan diarahkan menuju jalur alternatif.
“Untuk mendukung pengamanan dan kelancaran ibadah, Polrestabes Palembang menurunkan sebanyak 866 personel yang disebar di sejumlah titik strategis pusat kota,”kata dia, Selasa (26/5/2026).
Tak hanya itu Bambang mengatakan, rekayasa lalu lintas dilakukan guna mengantisipasi kepadatan jemaah yang setiap tahun memadati kawasan Masjid Agung hingga area Jembatan Ampera.
“Karena pelaksanaan Salat Idul Adha di kawasan Masjid Agung menggunakan area Jembatan Ampera, maka dilakukan pengalihan arus lalu lintas sementara,” ujarnya.
Di kawasan Seberang Ulu, penutupan arus dimulai dari Flyover Jakabaring serta simpang flyover dari arah Plaju menuju Kertapati. Sementara di kawasan Seberang Ilir, penyekatan dilakukan mulai dari Simpang Charitas.
“Masyarakat yang tetap harus beraktivitas pada pagi hari diimbau menggunakan jalur alternatif melalui Jembatan Musi IV dan Jembatan Musi VI yang tetap dibuka normal selama pelaksanaan salat berlangsung,”kata dia.
Selain pengalihan arus, kepolisian juga menyiapkan sejumlah kantong parkir untuk jemaah. Area parkir disediakan di bawah Jembatan Ampera sisi Seberang Ulu dan Seberang Ilir, sepanjang Jalan Kolonel Atmo, Jalan Letkol Iskandar, Jalan Merdeka, hingga kawasan Jalan Masjid Lama.
“Kami mengimbau masyarakat mematuhi petunjuk petugas di lapangan guna menghindari kemacetan panjang di pusat Kota Palembang saat pelaksanaan ibadah berlangsung,”kata dia.[THQ]

