RELUNG.ID – Samsung Electronics dilaporkan mulai melakukan diversifikasi rantai pasokan komponen dengan menggandeng produsen layar asal China untuk perangkat kelas menengahnya.
Berdasarkan laporan terbaru dari Korea, Samsung kini tidak lagi sepenuhnya mengandalkan pasokan dari afiliasinya sendiri, Samsung Display, melainkan mulai beralih ke China Star Optoelectronics Technology (CSOT), perusahaan panel yang berada di bawah naungan TCL Technology.
Langkah ini dinilai sebagai strategi efisiensi biaya. Panel yang diproduksi CSOT disebut memiliki harga sekitar 20 persen lebih murah dibandingkan panel buatan Samsung Display.
Penghematan tersebut diharapkan dapat menyeimbangkan kenaikan biaya komponen lain, khususnya memori, yang belakangan mengalami peningkatan.
Dalam laporan tersebut, Samsung disebut telah memesan hingga 15 juta unit panel dari CSOT.
Panel tersebut rencananya akan digunakan pada sejumlah perangkat mendatang, termasuk seri menengah seperti Samsung Galaxy A57 serta beberapa model Fan Edition (FE) yang masih belum diumumkan secara resmi.
Produksi perangkat-perangkat tersebut diperkirakan akan dimulai pada April mendatang. Salah satu model yang disebut-sebut adalah penerus lini FE berikutnya, yang kemungkinan hadir sebagai bagian dari keluarga Galaxy S generasi baru.
Keputusan ini memicu ketegangan internal. Samsung Display dikabarkan tidak sepakat dengan kebijakan tersebut dan bahkan telah mengajukan keberatan kepada manajemen puncak grup.
Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil, dan Samsung Electronics tetap melanjutkan rencana diversifikasi pemasoknya. (LWM)

