RELUNG.ID – Farid Zanzabil Al Ayubi salah satu dari tiga relawan Mer-C asal Indonesia kini berhasil dievakuasi dari Gaza.
Dia sebelumnya menjalankan tugas kemanusiaan di Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara.
Demikian diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi, Sabtu kemarin (9/12).
Baca Juga: Vivo Meluncurkan Y36i, Ponsel Terbaru dengan Dimensity 6020 dan Layar 90Hz
Dia mengatakan, sejak RS Indonesia tidak beroperasi, ketiga relawan Mer-C ini berada di Gaza Selatan.
Namun, kondisi di Gaza masih sangat berbahaya karena Israel terus melancarkan serangannya setelah jeda kemanusiaan. Bahkan saat ini Israel telah menyasar Gaza Selatan, yaitu wilayah Khan Younis.
“Mas Farid adalah satu dari tiga relawan Mer-C yang sejak awal memutuskan untuk tetap tinggal di Gaza.
Baca Juga: Diprakirakan Hujan Deras, 10 Wilayah Di Sumsel Diminta Waspada Banjir dan Longsor
Namun dalam perkembangannya, Mas Farid kemudian memutuskan dan meminta bantuan untuk evakuasi,” katanya.
Saat ini Farid telah berada di perbatasan Rafah, Mesir dalam keadaan selamat bersama dengan Tim Evakuasi KBRI Kairo.
Proses evakuasi kali ini memerlukan waktu yang panjang dan kompleks, khususnya untuk memasukkan nama Farid dalam daftar yang diizinkan untuk melintas.
Baca Juga: Manga Boruto Chapter 5 Bakal Dirilis 20 Desember
Setelah dibawa ke Kairo, Farid akan direpatriasi segera ke Indonesia oleh Tim Evakuasi KBRI Kairo.
“Kita bersyukur setelah proses yang panjang dan rumit tersebut kita dapat membawa Mas Farid ke lokasi yang aman di Mesir,” ujarnya.
Dia menambahkan, saat ini dua relawan lainnya atas nama Fikri Rofiul Haq dan Reza Aldilla Kurniawan dalam keadaan sehat dan selamat. Namun, mereka memilih untuk tetap tinggal di Gaza.
Baca Juga: Terungkap! Anime The Unwanted Undead Adventurer Bakal Debut 5 Januari
“Mereka di Gaza Selatan di sebuah sekolah dekat Rumah Sakit Eropa, dan kami akan terus menjalin komunikasi dan memantaunya,” pungkasnya.

