RELUNG.ID – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang mengambil langkah cepat dengan memperketat pengawasan kesehatan di seluruh sekolah menyusul meningkatnya kasus campak dan Demam Berdarah Dengue (DBD) usai libur Lebaran 2026.
Kebijakan ini mulai diberlakukan sejak hari pertama masuk sekolah, Senin (30/3/2026), dengan fokus utama mencegah lingkungan pendidikan menjadi titik penyebaran penyakit. Sekolah diminta tidak hanya menjaga kebersihan, tetapi juga aktif melakukan langkah pencegahan secara menyeluruh.
Sekretaris Disdik Palembang, Heru Hermawan, menegaskan bahwa Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) wajib dilakukan secara rutin di seluruh area sekolah, mulai dari ruang kelas hingga lingkungan sekitar.
“Kewaspadaan harus ditingkatkan. PSN dan kebersihan lingkungan sekolah tidak boleh diabaikan,” ujarnya,Rabu (1/4/2026).
Selain itu, siswa juga diarahkan untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam aktivitas sehari-hari. Pihak sekolah diminta memberikan edukasi intensif agar siswa memahami pentingnya menjaga kesehatan di tengah meningkatnya kasus penyakit menular.
“Pengawasan kondisi kesehatan siswa juga diperketat. Sekolah diminta sigap mengenali gejala awal seperti demam tinggi, munculnya ruam, atau tanda-tanda lain yang mengarah pada campak maupun DBD,”kata dia.
Jika ditemukan indikasi tersebut, pihak sekolah diwajibkan segera berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan terdekat seperti puskesmas atau Dinas Kesehatan.[THQ]

