Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Sembilan Pelaku Ditangkap Usai Pengrusakan dan Pembubaran Rumah Doa Jemaat di Padang
Regional

Sembilan Pelaku Ditangkap Usai Pengrusakan dan Pembubaran Rumah Doa Jemaat di Padang

alwiBy alwi28/07/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Wakapolda Sumatera Barat Brigjen Pol Solihin saat memberikan keterangan resmi. (Instagram)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Polresta Padang menangkap sembilan orang yang diduga terlibat dalam aksi pengrusakan dan pembubaran rumah doa Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) di Padang.

Penangkapan tersebut dilakukan setelah viralnya video kejadian di berbagai media sosial.

Baca juga :   Alex Noerdin Wafat, Sekda Sumsel: Kami Kehilangan Putra Terbaik Daerah

Wakapolda Sumatera Barat Brigjen Pol Solihin mengatakan, para pelaku ditangkap berdasarkan hasil penyelidikan awal, termasuk analisis terhadap video rekaman kejadian yang beredar luas di media sosial.

“Yang sudah kita amankan sembilan orang. Tentunya penyelidikan akan terus berkembang. Sembilan orang ini ditangkap berdasarkan bukti-bukti yang ada dalam video kejadian,” ujar Solihin, Senin (28/7/2025).

Dia menegaskan bahwa Polda Sumbar berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk tindakan intoleransi, terutama yang berkaitan dengan kebebasan menjalankan ibadah yang dijamin konstitusi.

Baca juga :   Verrell Bramasta Klarifikasi soal Rompi Taktis saat Tinjau Banjir Padang

“Tidak ada ruang bagi pelaku intoleransi di wilayah Sumatera Barat. Kami akan memproses hukum para pelaku sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Meski belum merinci secara detail kronologi perusakan rumah ibadah tersebut, pihak kepolisian memastikan bahwa proses penyidikan terus berjalan untuk mengungkap kemungkinan pelaku lainnya yang terlibat dalam aksi tersebut.

Dia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia juga mengingatkan pentingnya menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur hukum, bukan dengan tindakan main hakim sendiri.

Baca juga :   Padang Jadi Primadona Baru Wisatawan Mancanegara

“Jangan gegabah, jangan bertindak anarkis. Kita adalah negara hukum, semua ada aturannya. Tidak bisa bertindak atas kemauan sendiri. Semua bisa dibicarakan, bisa dikomunikasikan,” ujarnya.

“Kami pastikan proses hukum akan dilakukan secara profesional dan transparan,” tambahnya.

Seperti diketahui, Jemaat Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) di sebuah rumah di Kawasan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Sumbar dibuat panik dan ketakutan.

Baca juga :   Prakiraan Cuaca Hari Ini di Sumsel, Palembang Berpotensi Cerah Berawan

Pasalnya, puluhan warga mendatangi mereka dengan membawa balok kayu, hingga membubarkan secara paksa aktivitas mereka.

Aksi ini pun terekam dan beredar hingga viral di media sosial, Minggu (27/7/2025).

Dalam videonya, terlihat puluhan warga membawa balok kayu dan mendatangi rumah yang saat itu tengah digunakan sebagai tempat berdoa oleh jemaat GKSI.

Baca juga :   Bakal Jabat Pj Gubernur Sumsel, Yuk Intip Profil Elen Setiadi

Suasana berubah mencekam ketika massa mulai membubarkan kegiatan ibadah secara paksa, menyebabkan sebagian jemaat berlarian dan anak-anak menangis histeris. Selain mengusir jemaat, sebagian massa juga merusak fasilitas di dalam rumah, termasuk kursi dan kaca jendela. (vid)

GKSI Padang Pengrusakan dan pembubaran gereja
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleViral! Puluhan Warga Geruduk Bubarkan Aktivitas Rumah Doa Jemaat di Padang
Next Article Lava Blaze Dragon Resmi Diluncurkan, Usung Snapdragon 4 Gen 2 dan Layar 120Hz
alwi

Related Posts

Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202612 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,961 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,830 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,803 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?