Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Sempat Tertunda, PBB: 10 Juta Ton Biji-Bijian Telah Dikirim dari Ukraina
Lifestyle

Sempat Tertunda, PBB: 10 Juta Ton Biji-Bijian Telah Dikirim dari Ukraina

alwiBy alwi04/11/2022
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kesepakatan ekspor biji-bijian dari Ukraina, yang kembali berlanjut setelah sempat tertunda, telah meredakan kekhawatiran para pejabat akan krisis pangan global.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres mengatakan, kepada wartawan pada Kamis dengan penuh suka cita bahwa sepuluh juta metrik ton biji-bijian telah diangkut sejak kesepakatan itu dimulai kembali.

“Saya senang mengumumkan bahwa hari ini Inisiatif Laut Hitam telah mencapai tonggak baru. Sampai hari ini, sepuluh juta metrik ton biji-bijian telah dikirim melalui koridor Laut Hitam. Hanya butuh tiga bulan untuk mencapai tonggak sejarah ini,” kata Guterres, sepertiu dikutip dari AFP.

“Meskipun semua rintangan telah kita lihat, mercusuar harapan di Laut Hitam masih bersinar. Inisiatif ini berhasil,” tambahnya.

Pengumuman itu datang hanya beberapa hari setelah apa yang disebut kesepakatan biji-bijian atau Inisiatif Laut Hitam, dipertanyakan oleh keluhan Moskow terkait sanksi yang diluncurkan kepada negara itu.

Rusia sempat menarik diri dari kesepakatan karena adanya dugaan sabotase oleh Kyiv. Mundurnya Rusia menyebabkan peningkatan lebih lanjut dalam harga pangan global. Ini menunjukkan bahwa sangat penting kesepakatan itu dilanjutkan untuk membendung krisis pangan global dan “mengurangi risiko kelaparan, kemiskinan, dan ketidakstabilan.”

Setelah adanya jaminan serta pembicaraan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang memediasi, Rusia akhirnya setuju untuk melanjutkan kembali.

“Inisiatif ini berhasil. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk menjaganya agar tetap berjalan dengan lancar,” kata Guterres.

Kesepakatan gandum atau Inisiatif Laut Hitam ditandatangani antara Moskow, Kyiv, PBB, dan Turki pada 22 Juli dalam upaya memerangi krisis pangan global yang dipicu oleh perang Rusia di Ukraina, membuat semua ekspor pertanian dari salah satu lumbung pangan dunia itu terhenti.

Bahkan sebelum langkah Rusia untuk menarik diri dari kesepakatan pada Sabtu, dari mana ia mundur pada hari Rabu, ketidakpastian atas perpanjangan inisiatif telah menyebabkan kenaikan harga produk-produk tertentu.

Guterres juga mendesak para pihak untuk fokus pada “menghilangkan hambatan yang tersisa untuk ekspor makanan dan pupuk Rusia.”

Rusia telah mengecam ketidakmampuannya untuk mengekspor biji-bijian dan pupuknya sendiri sebagai bagian dari perjanjian kedua, karena sanksi Barat.

“Dunia membutuhkan upaya bersama untuk segera mengatasi krisis pasar pupuk global dan memanfaatkan sepenuhnya kapasitas ekspor Rusia,” kata Guterres.

ekurangan pupuk sudah mempengaruhi petani di seluruh dunia. Semua pihak tidak bisa membiarkan kekurangan pupuk global berubah menjadi kekurangan pangan global,” pungkasnya.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKonser Slank di Palembang Dibatalkan, Ini Alasannya
Next Article Napi Anak di Rutan Pakjo Ditemukan Tewas Tergantung, Korban Disebut Menderita TBC
alwi

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,881 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,753 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,728 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?