RELUNG.ID – Kalian pasti sering mengalami sakit pinggang, namun itu bisa saja sebenarnya karena saraf kejepit. Hal itu sebenarnya sangat berbahaya bisa mengalami komplikasi berbahaya.
Dilansir dari klikdokter ini 5 penyebab saraf kejepit. Simak dibawah ini :
1. Nyeri Lokal di Daerah Saraf yang Terjepit
Nyeri adalah gejala saraf kejepit yang pasti dirasakan. Keluhan ini bisa bervariasi, dari nyeri ringan hingga berat, tergantung seberapa parah posisi dan ukuran herniasinya.
Nyeri yang dirasakan juga bisa menjalar ke bagian tubuh lain, seperti bahu, lengan atau paha. Selain itu, nyeri bisa bertambah berat jika penderita berjalan, duduk, batuk, atau bersin.
Baca Juga: Jangan Jijik! Ini 6 Manfaat Makan Ulat Sagu untuk Kesehatan
2. Kesemutan Hingga Mati Rasa
Gejala saraf kejepit yang juga sering dirasakan adalah kesemutan atau mati rasa. Gejala ini juga bergantung pada seberapa parah posisi dan ukuran herniasi.
Kesemutan atau mati rasa bisa menyebar di bagian tubuh lain di sekitar saraf kejepit tersebut. Jadi, tidak hanya pada bagian saraf yang bermasalah, tapi bisa juga terjadi pada lengan atau paha.
3. Sensasi Terbakar
Selain nyeri tajam, ciri saraf kejepit lainnya adalah rasa seperti terbakar atau panas pada bagian tertentu. Hal ini terjadi akibat tekanan pada satu atau beberapa saraf di bagian leher maupun punggung, tergantung letak saraf kejepitnya.
Baca Juga: Ini 6 Resiko Malas Mandi untuk Kesehatan
4. Kelemahan Otot
Otot-otot yang dilewati oleh saraf bermasalah dapat mengalami pelemahan, sehingga dapat mempengaruhi kemampuanmu dalam beraktivitas sehari-hari.
Jika yang terkena saraf kejepit adalah di leher, maka otot bagian tubuh tersebut sampai tangan bisa melemah dan akhirnya muncul keluhan susah mengangkat tangan.
5. Gangguan BAK dan Disfungsi Seksual
Gejala saraf kejepit yang satu ini biasanya timbul jika keluhan sudah berkomplikasi menjadi penyakit lain, yaitu sindrom cauda equina. Kondisi ini terjadi akibat adanya penekanan saraf bagian bawah tulang belakang secara terus-menerus.
Selain itu, gejala lain yang menyertainya adalah nyeri makin hebat pada bagian punggung, mati rasa di pangkal paha, dan otot kaki semakin lemah.

