Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Seskab Teddy Sebut Harga Pertamax Harus Ikuti Minyak Dunia, BBM Subsidi Tetap Tidak Naik
Politik

Seskab Teddy Sebut Harga Pertamax Harus Ikuti Minyak Dunia, BBM Subsidi Tetap Tidak Naik

alwiBy alwi13/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Seskab Teddy. (Instagram)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa penyesuaian harga Pertamax dilakukan karena produk tersebut merupakan bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang mengikuti perkembangan harga minyak dunia.

Baca juga :   Kawal Pemilu Damai dan Ramai, Sinergitas Diperkuat

Melalui keterangan yang disampaikan di akun Instagram pribadinya, Jumat (12/6/2026), Teddy menjelaskan bahwa lonjakan harga minyak mentah global telah terjadi sejak Maret 2026.

Meski demikian, pemerintah disebut telah menahan kenaikan harga BBM nonsubsidi selama beberapa bulan sebelum akhirnya melakukan penyesuaian.

“Pertamax adalah BBM nonsubsidi, artinya harga Pertamax harus mengikuti harga minyak dunia. Harga minyak dunia naik drastis sejak Maret, tetapi pemerintah sudah menahan kenaikan selama berbulan-bulan,” ujar Teddy.

Baca juga :   Teddy Indra Wijaya Sela Pembicaraan Prabowo Saat Bahas Kebakaran Dekat IKN

Menurutnya, meskipun harga Pertamax mengalami kenaikan, tarif BBM nonsubsidi di Indonesia masih tergolong lebih rendah dibandingkan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara.

Berdasarkan data yang dikutip dari Petrol Price, GasWatch, dan Global Petrol Prices per 11 Juni 2026, harga BBM setara RON 92/95 di Indonesia tercatat sebesar Rp16.260 per liter.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan Filipina yang mencapai Rp22.158 per liter, Myanmar Rp25.085 per liter, Thailand Rp28.910 per liter, Laos Rp31.945 per liter, hingga Singapura yang mencapai Rp42.971 per liter.

Baca juga :   Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain, Kami Terima Kritik

Teddy juga memastikan bahwa penyesuaian harga hanya berlaku untuk BBM nonsubsidi. Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar tetap dipertahankan.

“Harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Solar subsidi tetap Rp6.800 per liter,” katanya.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga sejumlah BBM nonsubsidi yang berlaku mulai 10 Juni 2026.

Baca juga :   Kritik Kebijakan Pemerintahan, Feri Amsari Jadi Korban Doxing dan Intimidasi, Data Keluarga Disebar di Media Sosial

Harga Pertamax naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 meningkat dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, mengatakan keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan berbagai faktor global, termasuk dinamika geopolitik internasional dan pergerakan harga minyak dunia.

“Kami memahami bahwa setiap penyesuaian harga tentu menjadi perhatian masyarakat. Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika geopolitik global dan harga minyak yang berlaku di pasar internasional, dengan tetap memperhatikan daya beli masyarakat,” ujar Simon.

Baca juga :   KPU Sumsel Giat Siapkan Rencana PSU Empat Lawang Usai Putusan MK

Ia menambahkan bahwa penyesuaian harga tidak hanya dilakukan oleh Pertamina, tetapi juga diterapkan oleh sejumlah badan usaha swasta yang menjual BBM nonsubsidi di Indonesia. (vid)

BBM Nonsubsidi Harga Pertamax Seskab Teddy Indra Wijaya
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDukung Aksi Emak-emak, Zaskia Adya Meeca Bawa Tiga Ambulans
Next Article DJI Gugat Insta360 di AS, Tuding Luna Ultra Langgar Paten Desain dan Teknologi Osmo Pocket
alwi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,892 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,765 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,737 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?