Tragedi Stadion Kanjuruhan awal Oktober lalu, kini berujung munculnya petisi desakan untuk menuntut mundur Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan yang kerap disapa Iwan Bule. Hal ini sebagai bagian dari tanggung jawab dari insiden yang menyebabkan ratusan korban jiwa.
Desakan tersebut mendapatkan respon dari Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Melalui akun Instagramnya @shintaeyong7777, dia menuliskan siap mundur jika Iwan Bule juga akhirnya lengser dari jabatan Ketum PSSI terkait tragedi Kanjuruhan.
“Pertama-tama saya ingin mengucapkan turut berduka cita atas tragedi Kanjuruhan, Malang. Saya juga seorang suami dari istri dan seorang bapak dari dua anak. Saya ingin memberikan dukungan penuh kepada para korban dan keluarga korban,” tulis Shin Tae-yong, Kamis (13/10).
“Menurut saya, jika Ketua Umum PSSI harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi dan mengundurkan diri, maka saya pun harus mengundurkan diri. Karena saya pikir jika terdapat kesalahan dari rekan kerja yang bekerja bersama sebagai 1 tim, maka saya pun juga memiliki kesalahan yang sama,” sambungnya.
Pelatih timnas asal Korea Selatan ini menambahkan, sepak bola tidak bisa sukses jika hanya performa 11 pemain inti saja yang bagus atau hanya staf pelatih saja yang bagus. Kesuksesan bisa dicapai ketika semuanya menjadi satu tim. Mulai dari pemain inti, pemain cadangan, staf pelatih, ofisial, semua karyawan federasi, termasuk Ketua Umum PSSI.
Itulah filosofi sepak bola yang dipahami Shin Tae-yong. Sepak bola adalah salah satu olahraga yang tidak akan bisa menang dengan hanya 1 orang saja yang bagus kinerjanya.
“Saya dengan masyarakat Indonesia dapat mengembangkan sepak bola Indonesia bersama setelah saya datang ke Indonesia pada tahun 2020. Ini adalah prestasi atau hasil yang dibuat oleh para pemain, fans dan Ketua Umum PSSI yang memilih saya,” terang pelatih 52 tahun itu
Karena itu, dia pun menyayangkan kalau semua tanggung jawab dialihkan kepada Ketum PSSI. Karena, Iwan Bule telah mengembangkan sepak bola Indonesia secara keseluruhan. Sehingga pasti bisa juga mengatasi keadaan saat ini dengan baik.
“Sebagai penutup, sekali lagi saya ingin mengucapkan bahwa saya ingin memberikan dukungan penuh kepada para korban, keluarga korban, dan seluruh masyarakat Indonesia,” tutupnya.

