RELUNG.ID – Kisah bullying dan kekerasan di sekolah menjadi tema utama dalam cerita ini. Banyak kejadian kasar diharapkan perlakuan itu tidak dijadikan contoh dalam kehidupan sehari-hari.
PERINGATAN : Bagi anak berumur di bawah 15 tahun, mohon kebijakannya dalam membaca.
Baca Juga: Sinopsis ‘Solo Leveling Special’ Wow! Siswa SMA Punya Kekuatan Hunter Tingkat Dewa
Sinopsis From Dreams to Freedom
Kisah berawal dari persahabtan anak SD Jeongmin dan Juhyeon, mereka selalu bersama saat masih anak-anak baik di sekolah atau di luar sekolah.
Namun sewaktu berikutnya Juhyeon mencoret muka Jeongmin dengan spidol dibagian bawah mata. Membuat mukanya menyeramkan dan ditanya oleh anak-anak lain. Akhirnya teman-temannya melarang Juhyeon berteman lagi dengan Jeongmin.
Lalu ketika SMA mereka berdua bertemu lagi, Juhyeon melihat Juhyeon menyebarkan isu di sekolah saat SD dia dikucilkan di sekolah gara-gara dia. Mendengar itu teman-teman di sekolah menjadi membenci Jeongmin hingga dia di bully dan dicaci maki setiap hari.
Baca Juga: Sinopsis ‘Solo Leveling Special’ Wow! Siswa SMA Punya Kekuatan Hunter Tingkat Dewa
Jeongmin membaca di media sosial apabila korban bullying ingin membalas bisa menggunakan Lucid Dream. Itu seperti membalasnya melalui mimpi.
Akhirnya Jeongmin setiap tidur bermimpi untuk membalas semua perbuatan yang dilakukan Juhyeon. Namun Lucid Dream bukan aktifitas tidur secara normal. Tetapi otak dan pikiran kita masih tetap bekerja untuk berpikir aktifitas kita di dalam mimpi.
Jeongmin hidup dengan membalas perbuatan bullying melalui mimpi kehidupannya di dunia nyata menjadi tambah hancur. Dia memiliki kantong mata hitam, muka kusam dan setiap jam pelajaran dia tertidur
Klik link ini ya, apabila kalian tertarik membaca cerita lengkapnya.

