RELUNG.ID — Seorang siswi kelas 3 SMA berinisial M ditemukan tewas di rumahnya di Dusun IV, Desa Talang Bulang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), pada Minggu malam (25/8). M diduga mengakhiri hidupnya setelah mendapat peringatan dari orang tuanya untuk lebih fokus pada pelajaran dan tidak berpacaran.
Kejadian tragis ini terjadi sekitar pukul 23.40 WIB saat rumah dalam keadaan kosong. Kepala Desa Talang Bulang, Mendriadi, menyatakan bahwa pada saat kejadian, orang tua M sedang berada di Pendopo, meninggalkan M sendirian di rumah.
“Korban diingatkan oleh orang tuanya untuk fokus belajar dan tidak berpacaran terlebih dahulu. Saat kejadian, dirinya seorang diri di rumah, sementara orang tuanya sedang pergi ke kota Pendopo,” ungkap Mendriadi pada Senin (26/8).
Kapolsek Talang Ubi, Kompol Rifan Wijaya, menambahkan bahwa M sempat dinasehati oleh ayahnya pada sore hari untuk lebih fokus pada sekolah. Namun, M tampaknya tidak menerima nasehat tersebut dengan baik. Malam harinya, M bahkan sempat mengajak pacarnya untuk kawin lari, tetapi ajakan tersebut ditolak oleh pacarnya, yang juga masih berstatus pelajar.
“Korban dinasehati oleh ayahnya untuk fokus sekolah dulu. Namun, korban tampaknya tidak mendengarkan nasehat tersebut. Malam harinya, sekitar pukul 21.00 WIB, M sempat mengajak pacarnya untuk kawin lari,” jelas Kompol Rifan Wijaya.
Sebelum kejadian tragis tersebut, M diketahui sempat menonton konser band Armada di lapangan Gelora Komplek Pertamina Pendopo, namun ia pulang lebih awal.
“Korban juga diketahui sempat menonton konser band Armada di lapangan Gelora Komplek Pertamina Pendopo. Namun pulang duluan dan pada saat keadaan rumah kosong itulah hal tersebut terjadi,” pungkasnya.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini. Kasus ini menjadi peringatan akan pentingnya komunikasi yang efektif antara orang tua dan anak, serta dukungan emosional yang dibutuhkan oleh remaja dalam masa-masa rentan mereka.[AYK]

