RELUNG.ID – Skandal dugaan korupsi yang menyeret 20 kepala desa, satu aparatur sipil negara (ASN), dan satu Ketua Forum APDESI Kabupaten Lahat dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) mengundang keprihatinan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, Edward Chandra, mengungkapkan keprihatinannya terhadap insiden tersebut. Ia menyebut kejadian ini sebagai tamparan keras bagi seluruh elemen pemerintahan di tingkat desa.
“Ini alarm serius bagi semua pihak. Integritas dan tata kelola pemerintahan harus menjadi prinsip utama dalam pelayanan publik, terutama di tingkat desa,” ujar Edward, Jumat (25/7/2025).
Menurutnya, kepala desa memiliki peran sentral sebagai ujung tombak pemerintahan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Mereka harus mampu menjadi teladan dalam hal akuntabilitas dan pengelolaan anggaran.
“Miris karena yang terlibat bukan hanya satu atau dua orang, tetapi puluhan kades. Ini mencoreng citra pemerintahan desa. Kami mengingatkan seluruh kepala daerah dan pemerintah kabupaten agar memperkuat pembinaan dan pengawasan terhadap perangkat desa,” tegasnya.
Edward juga menekankan pentingnya pengawasan internal dan penguatan integritas di seluruh lini birokrasi desa. Ia berharap kepala desa lebih bijak dan waspada dalam menggunakan anggaran negara.
“Penting bagi camat dan bupati untuk aktif dalam pembinaan. Jangan sampai sistem pemerintahan dirusak oleh oknum yang menyalahgunakan wewenang,” tambahnya.
Sebelumnya, OTT dilakukan oleh tim Pidana Khusus Kejati Sumsel di kantor Camat Pagar Gunung, Kabupaten Lahat, pada Kamis (24/7/2025), bertepatan dengan rapat persiapan peringatan HUT ke-80 RI. Dalam operasi itu, penyidik mengamankan uang tunai sebesar Rp65 juta yang diduga berasal dari pungutan liar (pungli) terhadap kepala desa. Dana tersebut disinyalir bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD).
Adapun 20 kepala desa yang diamankan berasal dari sejumlah desa di Kecamatan Pagar Gunung, yakni Air Lingkar, Bandung Agung, Batu Rusa, Danau, Germidar Ilir, Germidar Ulu, Karang Agung, Kedaton, Kupang, Lesung Batu, Merindu, Muara Dua, Padang Pagun, Pagar Gunung, Pagar Alam, Penantian, Rimba Sujud, Sawah Darat, Siring Agung, dan Tanjung Agung.[THQ]

