RELUNG.ID-Upaya pengusulan Ratu Sinuhun sebagai Pahlawan Nasional perempuan dari Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) semakin menguat. Ratusan peserta dari berbagai unsur menghadiri deklarasi dukungan yang digelar di halaman Stisipol Chandradimuka Palembang, Sabtu (8/11/2025).
Deklarasi dipimpin oleh Rektor Stisipol Chandradimuka sekaligus Ketua Pengda Srikandi Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya dan Ketua Koalisi Ratu Sinuhun, Hj Dr. Lishapsari Prihatini, M.Si. Setelah pembacaan deklarasi, dokumen resmi dukungan diserahkan kepada Staf Ahli Wali Kota Palembang bidang Keuangan, Pendapatan Daerah, Hukum dan HAM, Edison S.Sos., M.Si.
Acara turut dihadiri tokoh penting Sumsel, di antaranya Sultan Palembang Darussalam SMB IV RM Fauwaz Diradja SH MKn, Ketua Umum Srikandi TP Sriwijaya Nyimas Aliah, budayawan Vebri Al Lintani, Anto Narasoma, Ali Goik, tokoh pers Bangun Lubis, serta seluruh civitas akademika Stisipol Chandradimuka dan Dewan Kesenian Palembang.
Sultan Palembang Darussalam SMB IV RM Fauwaz Diradja mengapresiasi langkah kolektif berbagai pihak untuk mengangkat kembali kontribusi tokoh adat, budaya, dan perjuangan dari Sumsel, termasuk Ratu Sinuhun.
“Sumsel memiliki sejarah panjang dan tokoh-tokoh hebat seperti Ratu Sinuhun dan Bambang Utoyo yang layak menjadi pahlawan nasional. Kita harus bersinergi supaya hal ini terwujud,” ujarnya.
SMB IV juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Palembang yang telah menginisiasi FGD mengenai Ratu Sinuhun dan mendukung rangkaian kegiatan penguatan data sejarah.
“Ini bukan awal dan bukan akhir, tapi konsensus kita untuk mengangkat harkat dan martabat Sumatera Selatan, terutama tokoh wanita kita, Ratu Sinuhun,” katanya.
Ketua Koalisi Ratu Sinuhun, Hj Dr. Lishapsari Prihatini, menegaskan bahwa deklarasi ini menjadi momen penting bagi pelestarian sejarah pahlawan perempuan dari Sumsel.
“Ini kebanggaan bagi Stisipol Chandradimuka. Palembang memiliki banyak pahlawan wanita hebat. Semoga ini menjadi awal penghargaan lebih besar bagi perempuan-perempuan Sumsel,” ujarnya.
Staf Ahli Wali Kota Palembang, Edison, menegaskan bahwa Pemkot Palembang menyambut baik langkah akademisi dan komunitas perempuan dalam menghidupkan kembali nilai perjuangan Ratu Sinuhun.
“Branding Ratu Sinuhun sebagai pahlawan nasional bukan hanya mengenang jasa, tapi menghidupkan semangat kepahlawanan perempuan Palembang di masa kini. Beliau simbol keberanian, kecerdasan, dan pengabdian,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan ini memunculkan kesadaran kolektif untuk melestarikan sejarah lokal dan memperkuat posisi perempuan dalam pembangunan daerah.
Ketua Umum Srikandi TP Sriwijaya, Nyimas Aliah, mengungkapkan sekitar 200 peserta hadir dalam deklarasi tersebut, termasuk organisasi perempuan dan anggota koalisi.
“Kami akan mengawal TP2GD agar proses pengusulan berjalan cepat. Target dokumen selesai Maret 2026 dan diajukan ke Kementerian Sosial. Harapannya, November 2026 Ratu Sinuhun resmi ditetapkan sebagai pahlawan nasional,” jelasnya.
Nyimas juga mengajak media turut memperkuat gerakan ini. “Sekarang zamannya ‘no viral, no justice’. Kami berharap media membantu agar perjuangan Ratu Sinuhun semakin dikenal,” ujarnya. (DSK)

