RELUNG.ID – Kebakaran terjadi pada Conveyor STG Batubara di areal Kawasan PT Pusri kini direspon oleh PT Pusri.
Melalui Humas PT Pusri, mereka menyebutkan telah berhasil memadamkan kebakaran tersebut dalam kondisi kondusif.
Pemadaman kebakaran hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam.
Baca Juga: Jet Pribadi Jatuh di Malaysia, 10 Orang Dilaporkan Tewas
Humas PT Pusri, Nilam Hayatmi mengatakan, kebakaran ini bukan pabrik, melainkan lokasi conveyor ini berada di dekat Pabrik STG Batubara, yang ada di dermaga kapal pengangkutan pupuk melalui perairan Sungai Musi.
“Conveyor ini alat pemindah dari kapal ke gudang, bukan pabrik,” katanya.
Berdasarkan keterangan resminya, VP Humas Pusri, Rustam Effendi mengatakan, kebakaran ini terjadi karena trouble di area line conveyor menuju Steam Turbin Generator (STGSTG) Batubara PT Pusri Palembang.
Baca Juga: Realme GT5 Bakal Mulai Debutnya dengan RAM 24GB
Kejadian bermula saat api muncul di atap penutup Conveyor Gallery sekitar pukul
01.45 WIB.
“Penutup Conveyor Gallery ini berfungsi untuk melindungi belt conveyor alarm,” tulisnya
Saat api muncul, sistem proteksi pengamanan berupa fire springkle bekerja dengan baik dan
didukung oleh pemadam kebakaran milik PT Pusri Palembang sehingga api berhasil dipadamkan dalam waktu yang cepat kurang lebih 1 jam.
Baca Juga: Conveyor STG Batubara di Komplek PT Pusri Terbakar, Polisi: Proses Penyelidikan Masih Dilakukan
“Kini kondisi telah terkendali, pabrik tetap beroperasi normal dan tidak ada korban dalam kejadian tersebut,” tulisnya
Manajemen Pusri selalu berkomitmen dalam menjalankan aspek keselamatan kerja dan lingkungan. Atas kondisi tersebut diyakinkan bahwa tidak akan mempengaruhi penyaluran pupuk.
“Posisi stok pupuk tetap aman sesuai ketentuan di seluruh wilayah rayon penyaluran PT Pusri Palembang,” demikian tutupnya.
Baca Juga: OPPO Watch 4 Pro, Isi Daya 10 Menit Mampu Bertahan Seharian!
Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Conveyor STG Batubara di areal Kawasan PT Pusri di Jalan Mayor Zen, Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Jumat dini hari (18/8).
Akibat kejadian tersbeut, lima unit damkar PT Pusri diterjunkan untuk melakukan pemadaman.
Selain itu juga, belum diketahui kerugian yang dialami atas kejadian tersebut.
