RELUNG.ID – Gubernur Sumsel, Herman Deru memberikan jawaban atas pandangan umum fraksi DPRD Sumsel.
Salah satu pandangan umum ini terkait dengan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) tahun anggaran 2022.
Demikian diketahui dalam rapat paripurna LXIV atau ke-64 lanjutan di DPRD Sumsel, Kamis (15/6).
Baca Juga: 5 Kakak Beradik Kandung Terkuat di Naruto
Pandangan umum fraksi Partai PDI Perjuangan ini yaitu menyampaikan terkait Silpa 2022 yang mencapai Rp322,91 miliar terjadi di Pemprov Sumsel.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, nilai Silpa ini semula hanya perhitungan belanja gaji pegawai untuk bulan Januari tahun 2023 yaitu sebesar 90 miliar.
Namun, ternyata di akhir tanggal tutup tahun Pemprov Sumsel memperoleh dana transfer dari Pemerintah Pusat yang cukup besar.
Baca Juga: Kim Hye Soo Bakal Bintangi Drama Komedi Baru ‘Trigger’
“Dengan dana yang cukup besar ini tidak mungkin lagi untuk dikeluarkan menjadi belanja sehingga tercatat sebagai Silpa,” katanya.
Dia mengaku, hingga saat ini pihaknya terus melakukan pengelolaan keuangan terhadap peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran kehidupan masyarakat.
“Salah satunya dengan penganggaran belanja untuk program yang mendukung peningkatan kesejahteraan dibidang Kesehatan, Pendidikan, sosial masyarakat sebagai belanja wajib pemerintah dengan persentase sesuai ketentuan perundang-undangan,” pungkasnya menanggapi pandangan umum Fraksi PKS.
Baca Juga: Seorang Anggota Polres Musi Rawas Ditemukan Tewas, Penyebabnya Masih Diselidiki
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumsel, HM Giri Ramanda Kiemas mengatakan, rapat paripurna ini akan dilanjutkan kembali pada 28 Juni mendatang.
“Kami harap kerjasama dan saling pengertian yang sebaik-baiknya, dalam melaksanakan pembahasan dan penelitian terhadap raperda tersebut, serta mengharapkan hasil pembahasan dan penelitian serta rumusan yang dihasilkan sesuai dengan harapan kita bersama,” pungkasnya.
