RELUNG.ID – Pembangunan jalan tol di Indonesia disebut baru mencapai 2.800 kilometer.
Hal ini masih sangat jauh dibandingkan negara lainnya.
Demikian diakui oleh Presiden RI, Joko Widodo saat meresmikan ruas tol Indralaya-Prabumulih di Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumsel, Kamis (26/10).
Baca Juga: Habiskan Dana Rp12,5 Triliun, Jokowi Sebut Manfaat Tol Indralaya – Prabumulih
Menurut Jokowi, pembangunan jalan tol di Indonesia baru mencapai 2.800 kilometer. Sedangkan negara lainnya, misalnya Tiongkok sudah mencapai 280 ribu kilometer. Ini tentunya masih sangat tertinggal.
“Kita masih sangat jauh untuk bersaing dengan negara lainnya,” katanya.
Untuk mengejar ketertinggalan tersebut. Saat ini, negara terus berupaya mempercepat pembangunan ruas jalan tol di seluruh daerah di Indonesia, baik dengan menggunakan APBN, APBD maupun pihak swasta.
Baca Juga: Rayakan Ultah Ke-90, Nissan Buat Patung BearBrick
“Stok infrastruktur terus dikejar, semuanya dikerjakan,” terangnya.
Untuk di Sumatera, target ruas tol yang dibangun yaitu 2.749 kilometer dengan koridor utama 1.889 kilometer dan koridor pendukung 860 kilometer.
Sedangkan untuk tol penghubung antara Palembang dan Lampung mencapai 330 kilometer.
Baca Juga: Dua Film yang Dibintangi Mendiang Sulli Bakal Tayang di Netflix
“Diharapkan dengan pembangunan ini maka ada kecepatan mobilitas barang dan jasa sehingga daya saing kita semakin baik,” pungkasnya.

