RELUNG.ID – Manga Jujutsu Kaisen bakal kembali dirilis untuk chapter 246
Chapter ini melanjutkan pertarungan Sukuna melawan para penyihir.
Pertarungan ini untuk memusnahkan Sukuna dan menyelamatkan Megumi.
Baca Juga: Akhirnya Muncul! Sifat Amado Tidak Berubah di Boruto Season II
Di chapter 245, Higuruma berhasil menjatuhkan hukuman mati kepada Sukuna dan melakukan penyitaan.
Namun, penyitaan tersebut hanya untuk alat kutukan bukan penyitaan teknik kutukan.
Akibatnya, Sukuna pun masih sulit untuk dihentikan. Bahkan, para penyihir pun dibuat terdesak.
Baca Juga: Sebelum Terkurung Pohon Dewa, Sasuke Ajari Boruto Teknik Pedang Kusanagi
Untuk di chapter 246, chapter dimulai dengan Higuruma mengutuk dirinya sendiri karena kurangnya pengalaman dalam pertempuran.
Higuruma juga meminta maaf, saat dia mengatakan dia berhasil memberi hukuman mati untuk Sukuna, penyitaan hanya berlaku untuk alat terkutuk.
Choso pun mencoba menyerang namun Sukuna langsung menghilang dari pandangannya dan tiba-tiba menusuk Choso dengan kedua tangannya.
Baca Juga: Spoiler Boruto 05: WADUH! Shinju Datangi Eida, Takut jadi Ancaman
Selanjutnya Ino menyerang Sukuna menggunakan pedang tumpul milik Nanami. Namun, langsung menendang Ino.
Kusakabe dan Yuji melakukan serangan gabungan dan Higuruma mengayunkan pedang Algojonya. Tapi Sukuna dengan mudah berhasil mengelak dan meraih Higuruma lalu menghajarnya
Sukuna menghajar Higuruma melalui puing-puing dan bergerak ke arahnya.
Baca Juga: Cha Eun Woo dan Park Gyu Young Hadapi Masalah Serius di A Good Day To Be a Dog
Yuji mencoba mengimbangi kecepatan Sukuna saat seseorang berteriak ‘jangan tinggalkan Higuruma sendirian’ di belakangnya
Yuji mencoba mengejar tapi dia menyadari Sukuna terlalu cepat.
Higuruma berhasil bertahan dari tebasan dan Sukuna menyadari bahwa Higuruma menggunakan Amplifikasi Domain untuk melemahkan tekniknya.
Baca Juga: Ini 3 Perubahan Mengejutkan Eida di Boruto Two Blue Vortex
Narator mulai mengatakan bahwa sudah kurang dari 2 bulan sejak kebangkitannya sebagai seorang penyihir. Tingkat pertumbuhan yang tidak normal. Sukuna terpesona
Narator terus mengatakan bahwa Sukuna terpesona oleh pedang pembunuh instan yang sekali lagi memancarkan cahaya cemerlang dan membandingkan Higuruma dengan Gojo sebagai batu permata yang penuh dengan bakat.

