RELUNG.ID — Sriwijaya FC (SFC) kini berada di ujung tanduk dalam perjuangannya untuk tetap bertahan di Liga 2. Dengan enam poin yang mereka kantongi, posisi Laskar Wong Kito di peringkat kedua Grup H masih rentan terhadap ancaman degradasi.
Kemenangan dalam pertandingan melawan PSMS Medan yang akan digelar pada Senin (10/2/2025) mendatang menjadi kunci bagi tim yang berjuluk Elang Andalas untuk menghindari terjun ke Liga Nusantara.
Pelatih Sriwijaya FC, Hendri Susilo, menegaskan pentingnya tiga poin penuh dalam laga derby Sumatra tersebut.
“Kalau mau selamat (dari degradasi), kita harus menang lawan PSMS,” ujar Hendri dalam konferensi pers, Kamis (6/2/2025). Kemenangan akan mengamankan posisi SFC dan memberi mereka harapan untuk tetap bersaing di Liga 2 musim depan.
Sementara itu, PSMS Medan yang telah memastikan diri terhindar dari degradasi, mengantongi 12 poin dan menjadi tim pertama di Grup H yang selamat. Dengan performa yang semakin solid, PSMS siap memberikan perlawanan sengit meski mereka sudah aman dari ancaman degradasi.
Menurut Hendri, laga melawan PSMS akan menjadi tantangan besar.
“Lawan PSMS tidak mudah, apalagi dengan karakter permainan mereka yang cukup berkualitas. Kami harus mati-matian untuk merebut poin penuh,” tambahnya.
Duel ini dipastikan akan menjadi laga krusial bagi kedua tim yang sebelumnya pernah mencatatkan sejarah gemilang di Liga 1. Namun, bagi Sriwijaya FC, hasilnya kali ini lebih dari sekadar kemenangan; ini adalah peluang terakhir mereka untuk mengamankan nasib di Liga 2.
Dengan laga yang digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, para pemain akan memberikan segalanya demi meraih kemenangan yang vital bagi masa depan klub.
“Buat kami, intinya tiga poin. Setelah itu, kami akan lebih tenang dan bisa memastikan diri untuk bertahan di Liga 2,” kata Hendri dengan penuh harapan.
Laga ini tentu akan menjadi ajang pembuktian bagi Sriwijaya FC untuk kembali ke jalur kemenangan dan menghindari penurunan kasta yang sangat mereka takuti. [TRA]

