RELUNG.ID — Manajemen Sriwijaya FC terus berupaya menyelesaikan tunggakan gaji pemain dan ofisial tim untuk musim 2024/2025. Pemegang saham Sriwijaya FC sekaligus pemilik PT Digi Sport Asia, Alexander Rusli, menegaskan bahwa seluruh kewajiban, termasuk pajak, akan segera diselesaikan.
“Tunggakan, pajak, semua akan diselesaikan. Ada jalan keluarnya pasti. Sekarang ini yang penting kita bertahan,” kata Alexander Rusli, Rabu (26/3/2025).
Sementara itu, Direktur Olahraga PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Anggoro Prajesta, mengungkapkan bahwa proses pelunasan gaji masih berjalan. Ia menegaskan bahwa pembayaran akan dilakukan setelah ada suntikan dana dari sponsor yang saat ini sedang dalam tahap penjajakan.
“Kita gencar mencari sponsor dan berkomitmen menjalin komunikasi untuk kerja sama,” ujar Anggoro.
Selain menyelesaikan kewajiban kepada pemain dan ofisial musim lalu, dana dari sponsor juga akan digunakan untuk membangun skuat musim depan. Anggoro menyerahkan tugas negosiasi pemain kepada Muhammad David, yang berperan sebagai pembina dan penasihat klub, sekaligus asisten manajer Sriwijaya FC.
“Dia (David) memiliki hubungan dekat dengan para pemain, sehingga kami percaya bisa membantu negosiasi dan menjalin kerja sama lebih baik,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu pemain yang belum menerima pelunasan gaji, Tomi Darmawan, dikabarkan masih berada di kampung halamannya di Bandar Lampung. Ia memilih menjaga kondisi fisiknya secara mandiri sembari menunggu kepastian dari manajemen Sriwijaya FC. Namun, ada kemungkinan Tomi tidak akan melanjutkan kontrak untuk musim 2025/2026 jika masalah ini belum terselesaikan.
Manajemen Sriwijaya FC kini berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan masalah finansial dan membangun skuat kompetitif demi menghadapi musim depan.[THQ]

