RELUNG.ID — Sriwijaya FC (SFC) berhasil bertahan di Liga 2 Indonesia setelah mengakhiri babak play off degradasi tanpa klimaks.
Mereka hanya mampu bermain imbang saat menjamu Perserang Tangerang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang pada Jumat (2/2/2024).
Meskipun tidak berhasil meraih kemenangan dalam pertandingan tersebut, hasil imbang cukup untuk membuat Sriwijaya FC tetap berada di Liga 2 dan mencegah mereka terdegradasi ke Liga 3. Namun PSCK Cimahi kini harus turun kasta setelah kalah selisih gol.
BACA Juga : Pj Gubernur Sumsel Minta Manejemen Sriwijaya FC Fokus Kembali ke Liga 1
Jalannya Pertandingan
Sebagai tuan rumah, anak asuh Hendri Susilo tampil agresif sejak awal pertandingan, mendominasi lapangan, dan menciptakan beberapa peluang.
Namun, hingga babak pertama berakhir, mereka tidak mampu mencetak gol melawan Perserang.
Meskipun Perserang mendapat beberapa kesempatan untuk mencetak gol, Laskar Wong Kito tetap berjuang untuk menjebol jaring lawan. Namun, usaha Sriwijaya FC tidak membuahkan hasil yang diharapkan.
Pelatih Sriwijaya FC, Hendri Susilo, mengakui bahwa pertandingan tersebut berjalan tanpa hasil klimaks karena kelelahan dari dua leg pertandingan sebelumnya. Meskipun begitu, ia merasa puas bahwa timnya berhasil bertahan di Liga 2.
BACA Juga : Pelatih Tim U-20 Indonesia, Indra Sjafri, Rencanakan Rotasi Pemain dalam Uji Coba Melawan Uzbekistan
“Untuk jalannya pertandingan kita anti klimaks tanpa hasil klimaks, itu wajar, karena sebelumnya dua leg permainan kita kelelahan,” ujar dia.
Di sisi lain, pelatih Perserang Tangerang, Bonggo Pribadi, menyampaikan selamat kepada Sriwijaya FC atas keberhasilan mereka.
Meskipun Perserang harus turun kasta ke Liga 3, Bonggo mengakui bahwa Sriwijaya FC layak untuk kembali ke Liga 1.
Ia memuji penampilan Sriwijaya FC yang tampil tanpa beban dan menilai mereka pantas bertahan di Liga 2.
BACA Juga : Protes Resmi dari Timnas Indonesia Terkait Gol Kontroversial di Piala Asia 2023
“Sriwijaya FC main tanpa beban. Hasil ini memang pantas diterima Sriwijaya FC. Selamat karena bisa bertahan di liga 2 dan memang tim ini layak kembali ke liga 1,” timpalnya.

