RELUNG.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel terus berupaya mengantisipasi kenaikan harga beras di Sumsel.
Salah satunya dengan memasifkan kembali pasar murah dengan bekerjasama Bulog.
Hal ini diungkapkan Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni, Sabtu (21/10).
Baca Juga: Tayang Perdana 3 November, Poster dan Teaser Baru ‘Daily Dose Of Sunshine Dirilis’
Dia mengatakan, saat ini stok beras di Sumsel dipastikan aman hingga 2024 mendatang. Tak hanya itu, produksi pertanian juga dinilai cukup.
Meski demikian, pihaknya mengimbau agar masyarakat untuk sementara waktu menjual di internal atau dalam daerah Sumsel.
“Ini tujuannya agar tidak terjadi kekurangan. Selain itu juga distribusi ini perlu diperhatikan,” katanya.
Baca Juga: Hadirkan Baterai 11.000mAh, Oukitel OT5 Siap Rilis Layar 12 Inci
Dia pun menilai peran Perum Bulog sangatlah penting dalam mengatasi ketersediaan pangan.
Karena itu, dia meminta dinas terkait untuk terus berkoordinasi secara intens dalam mengatasi ketersediaan bahan pokok.
Agus pun berharap agar Bulog bekerjasama dengan koperasi dalam membantu penjualan bahan pokok sehingga mudah didapat masyarakat dengan harga terjangkau.
Baca Juga: Ini 4 Fakta Claw Grime Code di manga Boruto
Selain itu, Fatoni juga meminta agar kegiatan pasar murah dilaksanakan secara masif.
” Kepala Bulog menyampaikan stoknya cukup tergantung permintaan. Jadi silahkan dari pedagang, koperasi mengajukan permintaan akan segera kita distribusikan sehingga ketersediaan beras di pasaran stabil,” pungkasnya.

