RELUNG.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pidato dalam Sidang ke-80 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (23/9/2025).
Dalam pidatonya, Trump menegaskan perlunya segera menghentikan perang di Gaza dan menyebut kelompok Hamas sebagai penghalang utama perdamaian.
“Seperti yang semua orang tahu, saya sangat terlibat dalam mencari penyelamatan di Gaza. Saya harus menyelesaikannya. Malangnya, Hamas sering menolak tawaran yang cocok untuk menciptakan keamanan. Kita tidak bisa lupa 7 Oktober,” kata Trump di hadapan para pemimpin dunia.
Trump menekankan bahwa konflik berkepanjangan di Gaza hanya dapat diakhiri melalui negosiasi langsung, termasuk pembahasan mengenai sandera.
“Kita harus menghentikan perang di Gaza secara langsung. Kita harus selesai, kita harus bernegosiasi secara langsung, kita harus bernegosiasi soal sandera,” tegasnya.
Selain isu Gaza, Trump juga menyinggung sejumlah topik lain, mulai dari kebijakan imigrasi di Amerika Serikat hingga kerja sama dagang dengan berbagai negara.
Dia juga menyebut Indonesia sebagai salah satu mitra yang berhasil diajak bernegosiasi dalam perjanjian perdagangan internasional.
“Pada Mei lalu, pemerintahan saya telah berhasil membangun kerjasama dagang secara beruntun yang akan tercatat dalam sejarah, termasuk di Indonesia,” pungkasnya. (vid)

