RELUNG.ID- Puluhan penumpang kapal cepat Express Bahari rute Palembang–Bangka terpaksa turun dari kapal setelah keberangkatan dibatalkan pada Senin (29/12/2025) pagi.
Kapal yang dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Boom Baru Palembang tersebut gagal beroperasi lantaran izin berlayar dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Palembang belum terbit.
Pantauan di lokasi, para penumpang terlihat mengantre di loket Express Bahari untuk menukarkan tiket sekaligus meminta pengembalian dana. Raut kecewa tampak jelas di wajah para penumpang yang sebelumnya telah menunggu berjam-jam di dalam kapal.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kapal cepat Express Bahari 3B tidak diizinkan berlayar karena Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dari KSOP Palembang belum keluar. Petugas KSOP juga terlihat berada di area dermaga Pelabuhan Boom Baru.
Salah seorang penumpang, Firdaus, mengaku membeli tiket sejak pagi sekitar pukul 07.30 WIB dan sudah naik ke kapal. Namun hingga lebih dari tiga jam menunggu, kapal tak kunjung diberangkatkan.
“Sudah nunggu lebih dari tiga jam tapi tidak berangkat juga. Akhirnya saya keluar dari kapal karena bosan di dalam,” ujar Firdaus kepada wartawan.
Firdaus mengaku heran lantaran tiket tetap dijual meski izin berlayar belum terbit. Menurutnya, hal tersebut merugikan penumpang dari segi waktu dan rencana perjalanan.
“Saya heran, kalau izin berlayar belum keluar kenapa tiket masih dijual. Seharusnya penumpang tidak dilayani dulu,” katanya.
Akibat pembatalan tersebut, Firdaus bersama keluarganya terpaksa beralih menggunakan kapal feri melalui Pelabuhan Tanjung Api-Api untuk menuju Bangka. Ia mengaku tidak menerima kompensasi apa pun selain pengembalian tiket.
“Kami rugi waktu. Harusnya sudah sampai di Bangka, ini malah harus ganti transportasi lewat feri. Tidak ada kompensasi dari pihak Express Bahari,” tuturnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak KSOP Kelas I Palembang belum memberikan keterangan resmi terkait belum terbitnya izin berlayar kapal cepat tersebut. Sementara itu, pengelola kapal cepat Express Bahari juga belum bersedia memberikan penjelasan saat dikonfirmasi media.
Diberitakan sebelumnya, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Palembang memastikan tidak melayani angkutan penumpang rute Palembang–Bangka melalui Pelabuhan Boom Baru selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kebijakan ini diambil menyusul kondisi cuaca ekstrem yang dinilai berisiko terhadap keselamatan pelayaran.
Manajer Komersial PT Pelindo Regional 2 Palembang, Darmawi, mengatakan untuk sementara keberangkatan menuju Bangka hanya dilayani dari Pelabuhan Tanjung Api-api, bukan dari Boom Baru.
“Untuk sementara keberangkatan ke Bangka hanya dari Pelabuhan Tanjung Api-api, tidak dari Pelabuhan Boom Baru,” ujar Darmawi, Kamis (18/12/2025).[FZP]

